MUSDA KE 3 FK3I SUMATERA UTARA

musda

Foto bersama peserta Musda ke 3 FK3I Sumatera Utara Tahun 2018

Medan, 14 Desember 2018

Siang itu, tepatnya Kamis, 13 Desember 2018, bertempat di Garuda Plaza Hotel Medan, kader-kader konservasi yang tergabung dalam Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Provinsi Sumatera Utara, menggelar acara Pemberdayaan Kader Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dalam Rangka Percepatan Implementasi Perhutanan Sosial melalui Musyawarah Daerah (Musda) FK3I Sumatera Utara.

          Kegiatan yang diikuti oleh 55 orang perwakilan kader konservasi dari seluruh kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, berlangsung selama 3 hari (tanggal 13 s.d 15 Desember 2018) difaslitasi oleh Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Wilayah Sumatera Utara, Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan. Read More

hash

Kepala Resort TWA Sibolangit Samuel Samuel Siahaan, SP. melakukan promosi wisata danpenyuluhan singkat tentang konservasi sember daya alam hayati dan ekosistemnya

Sibolangit, 13 Desember 2018

Bermula dari salah seorang anggota Medan  Hash,  Dr. Tomy Edy yang bertugas di Puskesmas Sibolangit pernah berkunjung ke Taman Wisata Alam Sibolangit, untuk menyampaikan rencana Medan Hash yang akan melaksanakan Jungle Track (Jelajah Hutan) TWA Sibolangit.

Kedatangan salah seorang anggota Medan Hash ini sebagai bagian promosi yang dilakukan oleh petugas Resort TWA Sibolangit bersama Balai Besar KSDA Sumatera Utara.  Bagi orang yang penggemar olahraga sambil menikmati alam, maka olahraga Hash bisa menjadi alternatif pilihan. Read More

Pemulangan Rose ke Habitatnya

rose

Rose saat direlease

Sibolangit, 13 Desember 2018

Rose adalah Orangutan Sumatera (Pongo abelii), yang pada tanggal 6 Maret 2018 lalu ditemukan oleh petugas di Blok Hutan Batu Ronring penyangga kawasan Taman Nasional Gunung Leuser,  di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. Saat ditemukan oleh petugas resque konflik satwa, orangutan yang berjenis kelamin jantan dan diperkirakan berumur sekitar 30 tahun ini, kondisinya terlihat kurang sehat, sehingga dilakukan tindakan evakuasi ke Stasiun Pusat Karantina Orangutan Sumatera (PKOS) Batu Mbelin, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Sedang.

Hasil pemeriksaan medis tim dokter hewan PKOS Batu Mbelin, juga menemukan adanya luka bekas peluru senapan angin di tubuh Rose. Setelah dirawat secara intensif oleh tim medis PKOS Batu Mbelin dibantu perawat satwa selama hampir sembilan bulan, dan hasil rekomendasi tim medis menyatakan bahwa Rose (ID OU 355) sudah sehat dan siap untuk dilepasliarkan, maka direncanakanlah waktu yang tepat untuk pelepasliarannya ke habitatnya.

Tepat pada hari Senin, tanggal 5 Desember 2018, Rose dipulangkan ke habitatnya  Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) di wilayah kerja Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III Stabat, Seksi Pengelolaan Wilayah VI Besitang, Resort Cinta Raja, tepatnya di Desa Mekar Makmur, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat. Lokasi ini dipilih mengingat kecukupan pakan satwa di alam serta Orangutan tersebut mudah dipantau oleh petugas.

Sesaat setelah dilepasliarkan, Rose langsung beradaptasi  dengan lingkungannya dan terlihat  langsung memanjat serta  berayun ayun di atas pohon. Kurang lebih satu jam tim mengamati Rose sampai benar-benar masuk kedalam hutan dan tidak terlihat lagi oleh pandangan mata.

Pelepasliaran dilaksanakan oleh Tim yang terdiri dari Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser, Yayasan Ekosistem Lestari (YEL)-SOCP dan Yayasan Orangutan Sumatera Lestari (YOSL)- Orangutan Information Center (OIC).—Samuel Siahaan, SP.

 

 

 

 

Sosialisasi Naskah Perjanjian Kerjasama

kerjasama

Suasana sosialisasi

Pematangsiantar, 11 Desember 2018

           Suaka Margasatwa (SM) Dolok Surungan merupakan kawasan konservasi dibawah pengelolaan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Sumatera Utara. Pada tahun 1974, ditetapkan statusnya sebagai Suaka Margasatwa (SM) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 43/Kpts/Um/2/1974 tanggal  2 Februari 1974, dengan luas 23.800 Hektar.

Keberadaan kawasan hutan konservasi SM Dolok Surungan sangat penting bagi kelangsungan kehidupan umat manusia, sehingga keberadaanya perlu dilindungi, dan dilestarikan, mengingat manfaatnya sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan, mengatur tata air, mencegah banjir, mengendalikan erosi, memelihara kesuburan tanah dan masih banyak manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat yang tinggal disekitar kawasan hutan konservasi SM Dolok Surungan. Read More

sinyulong pematangsiantar

Buaya Sinyulong yang berhasil ditemukan warga

Pematang Siantar, 7 Desember 2018.

Bermula dari  kegiatan/aktivitas memancing warga Desa Perkebunan Milano Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara, di selokan air yang ada di sekitar perkebunan Milano. Saat itulah warga menemukan satu individu Buaya sinyulong (Tomistoma schlegelii), pada kamis, 30 November 2018, dan kemudian mengamankan buaya tersebut. Read More

Evakuasi Kukang Sumatera

Capture

Kukang yang diserahterimakan dari Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Binjai, Hj. Suriani, S.Sos., kepada team rescue Balai Besar KSDA Sumatera Utara

Medan, 7 Desember 2018

          Berawal dari warga masyarakat kota Binjai yang melihat satu individu Kukang sedang berkeliaran di halaman rumahnya, dan akhirnya Kukang berhasil diamankan. Warga tersebut mengetahui bahwa Kukang merupakan satwa yang dilindungi, sehingga ada keinginan untuk menyerahkan satwa dimaksud kepada instansi yang berwenang.

          Si warga kemudian mendatangi kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Binjai sembari menitipkan Kukang tersebut. Sebelumnya warga yang peduli dengan nasib kukang ini juga telah menghubungi call center Quick Response Balai Besar KSDA Sumatera Utara di 085376699066 guna mengabarkan temuannya tersebut. Read More

WhatsApp Image 2018-12-03 at 09.18.32

Poto Bersama sebelum lepasliar

Medan, 3 Desember 2018

Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) tahun 2018 adalah suatu momentum pengingat bagi kita semua akan perlunya menyelamatkan dan melestarikan Puspa dan Satwa Indonesia, agar tetap lestari dan terhindar dari kepunahan.

Berkaitan dengan itu, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara dalam memperingati HCPSN tahun 2018, melaksanakan kegiatan pelepasliaran 5 individu Elang Bondol (Haliastur indus) pada Jum’at, tanggal 30 Nopember 2018 di kawasan Beting Camar di Kabupaten Langkat. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari puncak promosi wisata alam TWA Sibolangit yang dikemas bersamaan dengan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2018. Read More

PUNCAK PROMOSI WISATA ALAM TWA SIBOLANGIT

HCPSN

Foto bersama Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara beserta undangan dan penari Go Green SD Darma Medan

Medan, 3 Desember 2018

Setelah berjalan ± 11 bulan, akhirnya kegiatan Promosi Wisata Alam TWA Sibolangit mencapai titik klimaks, dengan digelarnya acara Puncak Promosi yang dirangkai dengan semarak Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) Tahun 2018, di kawasan TWA Sibolangit Desa Sibolangit, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, pada Kamis 29 Nopember 2018. Read More

bpkri

Poto bersama Anggota IV BPK RI, Prof. Dr. H. Rizal Djalil dengan Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Dr.Ir. Hotmauli Sianturi, M.Sc.For. beserta staf

Medan, 1 Desember 2018

          Anggota IV  Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI), Prof. Dr. H. Rizal Djalil, berkenan menyambangi kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Sumatera Utara, pada Jumat, 30 Nopember 2018.

          Kunjungan ini disambut baik oleh Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Dr. Ir. Hotmauli Sianturi, M.Sc.For. didampingi Kepala Bagian Tata Usaha, Teguh Setiawan, S.Hut., Kepala Bidang Teknis, Ir. Irzal Azhar, M.Si., dan beberapa pejabat eselon IV dan staf. Read More

hidroponik

Usaha produktif sayuran hidroponik SM. DOLOK SURUNGAN I

Dolok Surungan, 29 Nopember 2018

Kelompok Swadaya Mayarakat (KSM) Lestari Dongan merupakan kelompok binaan Bidang KSDA Wilayah II Pematangsiantar, Balai Besar KSDA Sumatera Utara yang berada di Desa Lobu Rappa yang merupakan Desa Penyangga Kawasan Konservasi SM. Dolok Surungan I. Semenjak ditetapkan menjadi Desa Binaan berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal KSDAE Nomor : SK.80/KSDAE/SET/KSA.1/2/2017 tanggal 20 Pebruari 2017 tentang Penetapan Desa Binaan dan Pendamping pada Daerah Penyangga Kawasan Konservasi, beberapa kegiatan pemberdayaan telah dilakukan terhadap KSM. Lestari Dongan seperti penguatan kapasitas dan pengembangan usaha ekonomi kelompok. Read More