Press Release: Tanggapan Atas Musibah Banjir Bandang Sibolangit

Pertama-tama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDASU) mengucapkan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada para korban banjir bandang Air Terjun Dua Warna di Sibolangit yang terjadi pada akhir pekan kemarin. Terkait dengan simpang siur pemberitaan terhadap BBKSDASU mengenai kejadian tersebut, dengan ini BBKSDASU perlu memberikan keterangan resmi sebagai berikut:

  1. BBKSDASU, sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan membawahi 22 (dua puluh dua) unit kawasan konservasi di Provinsi Sumatera Utara, yang salah satunya adalah Cagar Alam (CA)/Taman Wisata Alam (TWA) Sibolangit;
  2. Secara geografis, CA/TWA Sibolangit memiliki ketinggian 246-515 mdpl sementara Air Terjun Dua Warna memiliki ketinggian 1270 mdpl. Sesuai dengan sifatnya, air bergerak dari tempat yang tinggi menuju ke tempat yang rendah. Oleh karena itu, pergerakan air menuju Air Terjun Dua Warna bukanlah berasal dari CA/TWA Sibolangit;
  3. Terkait dengan isu pembalakan liar dan deforestasi, BBKSDASU dapat memastikan bahwa pada CA/TWA Sibolangit tidak terdapat aktivitas ilegal seperti yang dimaksud. BBKSDASU selalu berkomitmen dalam pemberantasan kegiatan yang dimaksud melalui penegakan hukum pada wilayah kerjanya;
  4. Terkait dengan pengelolaan wisata Air Terjun Dua Warna, BBKSDASU menyarankan agar pengelolaannya perlu ditinjau kembali, baik dari segi legalitas dan segi profesionalitas.

Medan, 20 Mei 2016 (dto/bbksdasu)

 

 

%d blogger menyukai ini: