Pelepasliaran Kukang (Nyctycebus coucang) di Sikundur

IMG_4285 (1)

Kukang “SL Zola” pada saat proses pelepasliaran (photo credit:  SOCP)

Pada tanggal 3 Juni 2016, Tim Seksi Pelayanan dan Pemanfaatan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara bersama dengan Tim dari Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) dan Mitra Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) melakukan pelepasliaran satu ekor Kukang berjenis kelamin betina di Wilayah Pos Monitoring Sikundur Taman Nasional Gunung Leuser. Kukang tersebut merupakan hasil penyerahan masyarakat dari Kabanjahe yang dititipkan oleh Bidang KSDA Wilayah I Kabanjahe di Karantina YEL-SOCP di Desa Batu Mbelin Sibolangit. Sebelum pelepasliaran, Kukang, yang diberi nama “SL Zola”, telah dinyatakan sehat dan telah siap dilepasliarkan setelah 3 bulan perawatan di karantina. Sebelum pelepasliaran, Kukang tersebut telah dipasang alat radio telemetry colar (RTC) sebagai alat monitoring untuk memastikan Kukang dapat beradaptasi di habitat pelepasliaran. Setelah 6 (enam) bulan, tim YEL dan BBTNGL akan melepaskan alat RTC karena masa aktif alat tersebut akan berakhir.

%d blogger menyukai ini: