Operasi Gabungan Pengamanan Hutan pada SM Barumun di Desa Bargotopong Kecamatan Batunadua Padangsidimpuan Kota Padangsidimpuan

IMG_0732 (1)

Tim sedang melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan (photo credit: rahmad simbolon)

Rabu (20/7), Tim Gabungan yang terdiri atas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDASU), Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2HLHK) Wilayah I Sumatera dan Sub Denpom I/2-3 Padangsidimpuan melakukan operasi pengamanan kawasan konservasi Suaka Margasatwa Barumun di Desa Bargotopong Kecamatan Batunadua Padangsidimpuan Kota Padangsidimpuan. Operasi dilakukan untuk menindaklanjuti temuan patroli rutin petugas BBKSDASU berupa kegiatan illegal logging dan telah ditegur namun tidak diindahkan. Pelaku yang berhasil ditangkap di lokasi pada saat operasi adalah sebanyak 9 (sembilan) orang, yang mayoritas diketahui sebagai pendatang, dan telah dibawa ke Medan untuk diperiksa lebih lanjut oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) BP2HLHK Wilayah I Sumatera. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan adalah berupa mesin chainsaw dan kayu olahan sebanyak ± 30 m3 dan telah dihancurkan di lapangan mengingat lokasi kejadian yang jauh dari akses jalan dan risiko kehilangan.

Pelaku akan dijerat dengan pasal 17 ayat (2) UU Nomor 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dengan hukuman pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun serta pidana denda paling sedikit Rp. 1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 5.000.000.000,00 dan (lima miliar rupiah) jo Pasal 19 ayat (1) UU Nomor 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan hukuman pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp. 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) jo Pasal 98 UU Nomor 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan hukuman pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling sedikit Rp. 3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah) dan paling banyak Rp. 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).

BBKSDASU menghimbau kesadaran semua pihak untuk mempertahankan keutuhan kawasan konservasi mengingat pentingnya keberadaan kawasan hutan sebagai penyangga kehidupan. BBKSDASU akan terus berkomitmen dalam setiap upaya perlindungan kawasan konservasi, di Provinsi Sumatera Utara. Oleh karena itu, BBKSDASU mengharapkan dukungan para pihak, khususnya penegak hukum, agar lebih pro aktif mencegah kerusakan lingkungan hidup dan menyatukan persepsi untuk menjatuhkan hukuman yang mengandung efek jera dalam setiap upaya perlindungan dimaksud. Secara khusus, BBKSDASU berterimakasih kepada Panglima Daerah Militer I Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyk Pusung yang telah menurunkan anggotanya untuk mendukung operasi ini di lapangan. BBKSDASU memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kontribusi yang telah diberikan dan akan terus menjalin kerjasama dalam kegiatan pengamanan kawasan konservasi.

 

%d blogger menyukai ini: