Harimau Benggala Melahirkan di Medan Zoo

IMG_4520.jpg

Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Hotmauli Sianturi, memegang salah satu anak Harimau Benggala yang baru lahir (photo credit: evansus manalu)

Koleksi Harimau Benggala (Panthera tigris tigris) di Taman Margasatwa Medan (Medan Zoo) bertambah. Pada tanggal 22 Juni 2016 kemarin,  lahir 2 ekor anak Harimau Benggala, secara normal dan dalam keadaan sehat dengan berat sekitar 1 kg. Bayi harimau berjenis kelamin betina ini, dilahirkan dari induk Wesa dan pejantannya Avatar. Wesa dan Avatar, merupakan koleksi Medan Zoo yang didatangkan pada tanggal 21 Mei 2013 dari Kebun Binatang Ragunan Jakarta. Setelah sebulan lebih, saat ini berat kedua anak harimau, dengan warna bulu putih dan kuning, sudah mencapai lebih kurang 2 kg.

Kelahiran anak Harimau Benggala di Taman Margasatwa Medan merupakan kelahiran yang kedua kalinya, tentunya menjadi prestasi khusus sekaligus  sebagai pembuktian dan aplikasi dari  fungsi utama  Lembaga Konservasi, dimana Medan Zoo telah berhasil melakukan pengembangbiakkan secara terkontrol sekaligus sebagai penyelamatan jenis Harimau tersebut, demikian penjelasan Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Dr. Ir. Hotmauli Sianturi, M.Sc.For., dalam eksposenya kepada sejumlah awak media, Senin (1/8).

Ekspose kelahiran anak Harimau Benggala ini, selain dihadiri awak media baik media cetak, elektronik maupun media on line, juga dihadiri Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Kota Medan, Putrama Alkhairi, S.Ag., Kepala Bidang Teknis, Ir. Garendel Siboro, M.Si., Kepala Seksi Pemanfaatan dan Pelayanan, Suyono, SH., Kepala Sub Bagian Data, Evaluasi Pelaporan dan Humas, Sumarno, serta pihak pengelola Medan Zoo.

Kelahiran anak Harimau Benggala ini diharapkan menjadi perbandingan bagi lembaga konservasi lainnya di Indonesia dalam upaya pengembangbiakan harimau, khususnya Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrensis) di kemudian hari. “Untuk itu kami, memberi apresiasi dan penghargaan terhadap prestasi Medan Zoo, dan berharap upaya pengembangbiakan ini tetap terus dilakukan di hari-hari yang akan datang, sehingga populasi Harimau Sumatera nantinya akan semakin meningkat”, ujar Hotmauli.

Lebih lanjut, Hotmauli menjelaskan, kelahiran anak Harimau Benggala ini juga merupakan kado di Hari Harimau Sedunia (Global Tiger Day) Tahun 2016, yang diperingati dan dirayakan pada tanggal 29 Juli 2016, serta menjadi  momentum penting  di peringatan/perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2016, yang mengangkat tema “Selamatkan Tumbuhan dan Satwa Liar Untuk Kehidupan (Go Wild for Life)“.

Oleh karena itu, publikasi atas prestasi yang dicapai oleh Medan Zoo kepada masyarakat luas, menjadi penting artinya dalam upaya mensosialisasikan serta mengkampanyekan akan perlunya upaya penyelamatan dan pelestarian Harimau Sumatera di Indonesia maupun di dunia internasional

Disamping itu, kami harapkan juga  sinergitas berbagai komponen dalam mendukung dan mewujudkan gerakan Selamatkan Harimau Sumatera Untuk Kehidupan, ujar Hotmauli mengakhiri penjelasannya.

%d blogger menyukai ini: