BBKSDA SUMUT DI PELATIHAN JURNALISTIK LINGKUNGAN

IMG-20170403-WA0005 (1)

Kepala Bidang KSDA Wilayah I Kabanjahe, Amin Ahmadi, SH., M.Si, sedang menyampaikan materi mengendai perlindungan kawasan konservasi pada acara jurnalistik lingkungan (photo credit: hardi)

Lembaga The Society of Indonesian Environmental Journalist (SIEJ) Sumatera Utara bekerjasama dengan Wahana Lingkungan Hidup Sumatera Utara (Walhi Sumut), menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik Lingkungan (Seri 1) dari tanggal 31 Maret 2017 s.d 2 April 2017, di Hotel Grand Ori, Berastagi, Kab. Karo.

Salah satu narasumber dalam pelatihan ini adalah Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, yang menyajikan materi tentang Fungsi dan Wewenang BBKSDA Sumatera Utara Dalam Perlindungan Kawasan Konservasi di Sumatera Utara. Topik materi ini sesuai dengan permintaan Panitia melalui suratnya Nomor : 002-01/III/SIEJ/2017 tanggal 2 Maret 2017.

Dalam pemaparannya, Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, yang diwakili Kepala Bidang Konservasi Wilayah I Kabanjahe, Mukhtar Amin Ahmadi, SH., M.Si., menguraikan yang menjadi Tugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara, yaitu : penyelenggaraan konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya di cagar alam, suaka margasatwa, taman wisata alam dan taman buru, serta koordinasi teknis pengelolaan taman hutan raya dan kawasan ekosistem esensial.

Sedangkan Fungsinya, diantaranya : inventarisasi potensi, penataan kawasan dan penyusunan rencana pengelolaan cagar alam, suaka margasatwa, taman wisata alam dan taman buru ; pelaksanaan perlindungan dan pengamanan cagar alam, suaka margasatwa, taman wisata alam dan taman buru, serta fungsi lainnya.

Balai Besar KSDA Sumatera Utara, saat ini mengelola 22 unit kawasan konservasi (dengan luas keseluruhan 114.025,36 Ha.) yang tersebar di seluruh wilayah Propinsi Sumatera Utara, dengan rincian : Cagar Alam (9 unit), Suaka Margasatwa (4 unit), Taman Wisata Alam (6 unit), Taman Buru (1 unit) dan Suaka Alam (2 unit).

“Dari 114.025,36 ha luas kawasan konservasi di Sumatera Utara, ± 10.000 ha yang mengalami kerusakan. Hal ini disebabkan : aktivitas illegal (seperti : perambahan, pembalakan liar dan pertambangan liar), serta bencana alam (seperti : kebakaran hutan, banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrim),” ujar Amin.

Mengatasi permasalahan ini, lanjut Amin,  Balai Besar KSDA Sumatera Utara bekerjasama dengan Balai PHLHK Wilayah I, Polda Sumut dan TNI, aktif melakukan kegiatan Operasi pengamanan dan pemulihan kawasan, seperti di kawasan SM. Barumun, SM. Karanggading dan Langkat Timur Laut serta SM. Dolok Surungan.

Kegiatan yang diikuti oleh 20 orang Jurnalis (wartawan) dari berbagai media cetak, elektronik dan media on line ini, mendapat respon yang positif dari peserta dan pemateri. Diharapkan, komunikasi dan interaksi  yang intens antara jurnalis dan Balai Besar KSDA Sumatera Utara, baik secara formal maupun non formal, diwaktu-waktu yang akan datang dapat terus terjalin. (Evan)

%d blogger menyukai ini: