Press Release: Penanganan Kematian Satu Ekor Gajah di Dusun Pancasila Desa Mekar Makmur Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat

Picture1

Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Dr. Ir. Hotmauli Sianturi, M.Sc.For, sedang diwawancarai awak media berkaitan dengan kematian gajah.

Sehubungan dengan ditemukannya 1 (satu) ekor Gajah yang mati di Dusun Pancasila Desa Mekar Makmur Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, bersama ini kami sampaikan kronologis penanganannya sebagaimana diuraikan dibawah ini :

  1. Pada Selasa, 18 April 2017, sekitar pukul 12.00 WIB, Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Stabat menerima laporan dari   Anhar Lubis, lembaga mitra Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Veterinary Society for Sumatran Wildlife Conservation (Vesswic), mengenai adanya gajah liar yang mati di areal kebun PT Perkebunan Inti Sawit Subur (PISS) sebagaimana dilaporkan oleh security perkebunan. Laporan adanya kematian gajah dimaksud juga diterima dari masyarakat Desa Mekar Makmur yang melaporkan melalui telepon.

  1. Sebagai tindak lanjut dari laporan tersebut, Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Stabat berkoordinasi dengan Manager Kebun PT PISS dan segera menugaskan Kepala Resort Aras Napal/242 untuk melakukan pengechekan ke lapangan. Selanjutnya pada pukul 15.30 Wib diterima laporan dari petugas di lapangan bahwa lokasi tempat gajah mati telah ditemukan yang berada di dalam areal perkebunan milik PT PISS pada koordinat E 098° 07’ 32,97“ dan N 03° 48’ 10,04”. Di lokasi ditemukan juga satu ekor anak gajah yang selalu berada di sekitar bangkai induk gajah.
  1. Setelah berkoordinasi dengan Manager PT PISS, lokasi diamankan dan dipantau sambil menunggu kedatangan tim gabungan pada keesokan harinya.
  1. Pada Rabu, 19 April 2017 tim gabungan penanganan yang terdiri dari Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Balai Besar TN Gunung Leuser, Yayasan Orangutan Sumatera Lestari-Orangutan Information Centre (YOSL-OIC), Vesswic dan The Wildlife Conservation Society (WCS) meluncur menuju lokasi dengan target kegiatan untuk otopsi atas penyebab kematian gajah serta rescue anak gajah yang masih terdapat di sekitar lokasi tempat kejadian.
  1. Dengan kondisi medan yang cukup berat, tim penanganan tiba di lokasi tempat kejadian yang berada di Dusun Pancasila Desa Mekar Makmur Kec. Sei Lepan Kabupaten Langkat, yang berada di areal kebun PT PISS. Di lokasi ditemukan bangkai gajah yang diperkirkan telah mati lebih dari 24 jam, namun anak gajah sudah tidak ditemukan. Selanjutnya tim CRU (Conservation Response Unit) Tangkahan, melakukan pengamatan keberadaan anak gajah dan terpantau sudah memasuki kawasan Taman Nasional Gunung Leuser yang berjarak sekitar 1 km dari lokasi penemuan gajah.
  1. Bangkai gajah yang ditemukan di alur sungai selanjutnya diangkat dengan menggunakan winch dan traktor. Otopsi dilakukan oleh tenaga medis drh. Riko Laino Jaya, dari YOSL-OIC dan drh. Nurhafny, dari Vess Dari hasil pengamatan visual, tidak ditemukan luka yang signifikan menjadi penyebab kematian. Pada kaki gajah hanya ditemukan luka kecil dan bekas luka lama. Gajah jenis kelamin betina dengan perkiraan umur 12-15 tahun.
  1. Beberapa sample bagian tubuh dari gajah, telah dibawa untuk uji laboratorium guna mengetahui penyebab kematian satwa tersebut. Pada pukul 20.00 bangkai gajah dikuburkan tidak jauh dari areal lokasi penemuan pada koordinat E 098° 07’ 33,54” dan N 03°48’ 09,96” yang masih berada di dalam areal perkebunan PT.PISS.

 

%d blogger menyukai ini: