Penangkapan Perahu Motor di Kawasan Konservasi

Curi Bakau

Petugas Seksi Konservasi Wilayah II Langkat melakukan pengamanan kapal berisi kayu bakau yang berada di dalam kawasan konservasi SM Karang Gading/Langkat Timur Laut (photo credit: herbert aritonang)

Tim patroli pengamanan hutan Seksi Konservasi Wilayah II Stabat, berhasil menangkap 1 (satu) unit perahu motor, pada Kamis (11/5), yang berada di dalam kawasan konservasi SM. Karang Gading Langkat Timur Laut, tepatnya di Paluh Jaring, Dusun Paluh Kurau, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Perahu tersebut sedang mengangkut kayu bakau.

Penangkapan ini dilakukan setelah sebelumnya beberapa kali mendapatkan informasi tentang aktifitas perahu motor yang sering terlihat lalu lalang di kawasan konservasi. Setelah laporan intelijen A1, Tim patroli pengamanan melakukan pengintaian dan berhasil menangkap perahu yang dinakhodai 4 orang pria.

Pada saat dilakukan pemeriksaan, para pelaku, masing-masing : Fajar, Sugianto, Hendro alias Nanag dan Andre alias Endun, tidak dapat menunjukkan bukti dokumen apapun, sehingga keempat pelaku beserta barang bukti berupa kayu dan perahu, digelandang petugas ke kantor Resort Konservasi SM. Karang Gading Langkat Timur Laut I,  untuk pemeriksaan lanjutan.

Berkaitan dengan proses penyidikan Tim patroli pengamanan hutan, melakukan koordinasi dengan Balai PPLHK 1. Setelah Tim Polhut dan PPNS Balai PPLHK 1 tiba di Kantor Resort Konservasi SM. Karang Gading Langkat Timur Laut I, selanjutnya dilakukan proses penyidikan tindak pidana kehutanan (Tipihut) yang terjadi. Barang bukti malam itu juga diamankan ke kantor Balai Gakum di Medan.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Stabat, Herbert Aritonang, S.Sos., MH., menjelaskan bahwa kegiatan pencurian kayu bakau akhir-akhir ini semakin marak, khususnya di kawasan SM. Karang Gading Langkat Timur Laut, setelah tanaman bakau hasil kegiatan RHL sejak tahun 2006 telah tumbuh cukup bagus. Dugaan sementara kayu bakau tersebut akan dibawa ke pengumpul di Belawan. “Dengan tertangkapnya pelaku ini diharapkan akan memberi efek jera bagi pelaku lainnya yang berniat untuk melakukan hal yang sama,” ujar Herbert. (Evan)

%d blogger menyukai ini: