PENGHUNI SANCTUARY BARUMUN BERTAMBAH

Picture1

Kondisi Harimau Pasca Tindakan Medis (photo credit: evansus manalu)

Masih ingat dengan Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang terjerat di Desa Parmonangan, Kecamatan Panribuan, Kabupaten Simalungun ? Ketika itu, Jum’at, 5 Mei 2017, Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Sumatera Utara melalui Bidang Konservasi Wilayah II Pematang Siantar bersama pihak-pihak terkait dan masyarakat, berhasil menyelamatkan seekor Harimau Sumatera yang terjerat di areal kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) milik PT. Toba Pulp Lestari (TPL).

Saat ini, keberadaan harimau dimaksud dalam kondisi baik dan menjadi penghuni baru Sanctuary Barumun di Desa Sosopan, Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), demikian keterangan Kepala Bidang Konservasi Wilayah III Padangsidimpuan Gunawan Alza, S,Hut., saat ditemui diruangan kerjanya belum lama ini.

Masih menurut Gunawan, setelah diselamatkan dari jeratan dan sempat beberapa waktu dititipkan sementara di Taman Hewan Pematang Siantar, si raja hutan tersebut kemudian dievakuasi ke Sanctuary Barumun guna mendapatkan perawatan lebih lanjut. Tim gabungan dari Bidang Konservasi Wilayah III Padangsidimpuan bersama dengan mitra kerjasama Vesswic dan Sanctuary Barumun melakukan tindakan medis, pada Senin, 8 Mei 2017, berupa pembersihan luka yang terdapat di kedua kaki depan, akibat terkena jeratan.

Proses tindakan medis yang berlangsung sekitar 5 jam 30 menit, berhasil memutus sling yang sempat tertanam dalam daging harimau tersebut. Menurut penjelasan tim medis yang dipimpin drh. Anhar Lubis (dari Vesswic), pemulihan luka pada kedua kaki harimau membutuhkan waktu 6 bulan agar benar-benar pulih. Oleh karena itu perlu pengawasan dan perawatan secara intens selama proses pemulihan.

“Harimau Sumatera ini diharapkan nantinya dapat dilepasliarkan kembali, dan untuk lokasi lepas liarnya perlu ada kajian teknis terhadap habitat dan ketersediaan sumber pakan di alam” ujar Gunawan Azli menutup perbincangan. (Evan)

%d blogger menyukai ini: