SAATNYA PEDULI HARIMAU

WhatsApp Image 2017-07-30 at 10.16.12

Sambutan Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Dr. Ir. Hotmauli Sianturi, M.Sc.For. pada peringatan Global Tiger Day Tahun 2017 (photo credit: irzal azhar)

Setelah sukses melaksanakan talk show melalui Road Show ke radio KISS FM dan STAR FM, pada Rabu (26/7), puncak acara peringatan Global Tiger Day Tahun 2017 untuk Kota Medan pun diselenggarakan pada Minggu (30/7), bertempat di Lapangan Merdeka.

Serangkaian acara digelar Panitia untuk memeriahkan perayaan Global Tiger Day 2017, seperti : lomba mewarnai dan menggambar untuk tingkat Sekolah Dasar, lomba foto dan Face Painting. Meskipun dalam suasana sederhana, namun tidak mengurangi kemeriahan serta antusiasme pengunjung untuk mengikuti rangkaian acara yang digelar.

Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Dr. Ir. Hotmauli Sianturi, M.Sc.For., dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kondisi Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) saat ini terancam punah, padahal satwa liar ini merupakan kebanggaan bukan hanya masyarakat yang ada di pulau Sumatera, melainkan juga masyarakat Indonesia umumnya dan dunia internasional yang juga peduli terhadap nasib satwa ini.

“Kita semua tentunya berharap jangan sampai Harimau Sumatera nasibnya sama seperti Harimau Bali dan Harimau Jawa, yang sampai sekarang ini sudah tidak terdeteksi lagi keberadaannya,” ujar Hotmauli

Balai Besar KSDA Sumatera Utara sekarang ini sedang merehabilitasi 2 (dua) ekor Harimau Sumatera di lokasi Sanctuary Harimau Barumun, yaitu : si Gadis (jenis kelamin betina) dan si Monang (jenis kelamin jantan). Keduanya merupakan korban jeratan warga masyarakat, demikian penjelasan Hotmauli.

Untuk itu, Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara menyambut baik digelarnya acara peringatan Global Tiger Day Tahun 2017, yang merupakan tahun kelima dirayakan di kota Medan. Global Tiger Day diperingati merupakan hasil kesepakatan dari pertemuan tingkat tinggi di Saint Petersburg dalam Tiger Summit tanggal 29 Juli 2010.

“Harapan kedepannya, event seperti Global Tiger Day ini lebih sering dilakukan, bukan hanya satu kali setahun, sehingga semakin banyak masyarakat yang mengerti kenapa Harimau Sumatera perlu diselamatkan. Demikian juga dengan pelaksanaan kegiatan tahun ini, yang melibatkan generasi muda, khususnya dari kalangan pelajar, merupakan edukasi sejak usia dini agar mereka peduli kepada Harimau Sumatera dan upaya penyelamatannya,” papar Hotmauli mengakhiri sambutannya.

Peringatan Global Tiger Day 2017, turut dihadiri Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser, Ir. Misran, M.Si, mewakili Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Sumatera Utara, para pejabat UPT lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta mitra lembaga kerjasama.

%d blogger menyukai ini: