PENGAMANAN ULAR PHYTON

IMG-20170904-WA0037 (1)

Ular Phyton yang berhasil diamankan (photo credit: iqbal nasution)

Bermula dari laporan seorang anggota Polmas (Polisi Masyarakat) Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Samsul, pada Rabu, 30 Agustus 2017, tentang keberadaan seekor Ular phyton jenis Sanca Batik disebuah rumah didesa tersebut, berukuran besar panjangnya lebih kurang 8 meter dan berumur sekitar 17 tahun.

Ular ini sebelumnya dipelihara oleh pemiliknya, namun karena permasalahan hukum yang sedang dihadapi si pemilik, rumah tersebut ditinggalkan dalam keadaan kosong. Karena ular phyton berada dikandang, warga khawatir bila sewaktu-waktu ular tersebut terlepas dan mengganggu masyarakat.

Menerima laporan tersebut, Tim Balai Besar KSDA Sumatera Utara dari Seksi Perencanaan, Perlindungan dan Pengawetan, turun ke lokasi keesokan harinya, Kamis, 31 Agustus 2017, untuk mengecek dan melakukan tindakan pengamanan. Sebelum bertindak, Tim berkoordinasi dengan Babinkamtibmas dan Kepala Dusun Desa Pematang Johar. Mengetahui Tim datang, ratusan masyarakat berduyun-duyun datang untuk menyaksikan pengamanan ular tersebut. Untuk menghindari aksi massa, anggota Kepolisian Sektor Beringin dan Kepolisian Sektor Labuhan Deli turut mengamankan lokasi.

“Pada saat akan dilakukan evakuasi ular phyton dimaksud, si pemilik kemudian muncul dan menyatakan  keberatannya. Namun setelah kami jelaskan akan dampak buruk bila ular tersebut nantinya lepas dari kandangnya, akhirnya si pemilik merelakan ular peliharaannya dibawa oleh Tim. Proses evakuasi dibantu oleh pawang ular dari Kebun Binatang Medan (Medan Zoo),” ujar M. Ali Iqbal Nasution, dari Tim Balai Besar KSDA Sumatera Utara.

Serah terima ular jenis sanca batik ini dari sipemilik kepada Balai Besar KSDA Sumatera Utara, disaksikan oleh anggota Polmas, Kepala Dusun, anggota Badan Perwakilan Desa (BPD) dan Kepala Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang. Untuk selanjutnya ular tersebut dititipkan di Medan Zoo guna perawatannya.

%d blogger menyukai ini: