GANGGUAN HARIMAU DI MADINA

WhatsApp Image 2018-02-19 at 09.19.55

Korban sedang mengalami perawatan (photo credit: darmawan)

Konflik manusia dengan harimau kembali terjadi. Kali ini tempat lokasi kejadiannya di Desa Hatupangan, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, pada Jumat 16 Februari 2018, sebagaimana dilaporkan Kepala Seksi Konservasi Wilayah VI Kota Pinang, Darmawan, S.Hut., M.Sc.

Kejadian ini bermula dari adanya berita yang beredar dan menghebohkan   masyarakat Desa Hatupangan, tentang munculnya harimau jadi-jadian. Masyarakat kemudian beramai-ramai mencari keberadaan harimau dimaksud, sampai menyisir kawasan hutan yang berada disekitar desa.

Disebuah tumpukan bebatuan yang mirip seperti gua, ternyata ada seekor harimau yang bersembunyi dan tiba-tiba menyerang warga, salah seorang diantaranya menjadi korban, yaitu Harkat Nasution, pria, berusia 50 tahun, dengan mengalami luka cakar di bagian punggung dan kaki.

Korban kemudian dilarikan ke puskesmas terdekat untuk menjalani perawatan, sementara warga lainnya melakukan perlawanan sehingga harimau kemudian lari ke hutan. Kejadian ini segera dilaporkan kepada Kepala Desa dan pihak Kecamatan serta pihak Balai Taman Nasional Batang Gadis dan Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Bidang Konservasi Wilayah III Padangsidempuan.

Sampai saat ini, petugas dari Bidang Konservasi Wilayah III Padangsidempuan berada dilokasi, dan bersama dengan petugas Balai Taman Nasional Batang Gadis, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) SRI serta masyarakat masih terus berjaga dan memantau sampai kondisi dinyatakan aman.

%d blogger menyukai ini: