LEPASLIAR SATWA DI TWA SICIKEH-CIKEH

Picture1

Satwa-satwa siap untuk dilepasliarkan oleh petugas (photo credit: mustafa imran lubis)

Balai Besar KSDA Sumatera Utara melepasliarkan sejumlah satwa dilindungi di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Sicike-cike pada Kamis, 29 Maret 2018. Kali ini dalam jumlah yang besar, ada sebanyak 8 (delapan) ekor satwa yang direlease, masing-masing : 1 (satu) ekor Kukang, 2 (dua) ekor Kucing Hutan dan 5 (lima) ekor Elang (Elang Brontok sebanyak 2 ekor dan Elang Hitam sebanyak 3 ekor).

Ke 8 ekor satwa dimaksud bersumber dari penyerahan masyarakat kepada petugas di Seksi Konservasi Wilayah II Stabat, Seksi Konservasi Wilayah III Kisaran dan penitipan dari Balai Pengendalian dan Penegakan Hukum (Gakkum) Wilayah Sumatera. Sebelum dilepasliarkan satwa dimaksud mendapat perawatan di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) TWA Sibolangit.

Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Dr. Ir. Hotmauli Sianturi, M.Sc.For., yang turut dalam acara pelepasliaran, menyampaikan apresiasi terhadap warga yang secara sukarela menyerahkan satwa peliharaannya untuk dilepasliarkan. “Kita berharap kedepan semakin banyak warga yang peduli. Hari ini menjadi momentum bagi kepedulian kita untuk menyelamatkan dan melepasliarkan satwa liar yang dilindungi,” ujar Hotmauli didampingi Kepala Bidang Konservasi Wilayah I Kabanjahe, Mustafa Imran Lubis, SP., Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Sidikalang, Tuahman Raya, S.Sos., beserta anggota team lainnya.

%d blogger menyukai ini: