PENANDATANGANAN RKT KERJASAMA

WhatsApp Image 2018-04-16 at 14.43.25

Penandatanganan RKT kerjasama (photo credit : evansus)

Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Kepala Bagian Tata Usaha dan Kepala Bidang Teknis bersama pengurus lembaga mitra foto bersama setelah penandatanganan RKT.

Medan, 16 April 2018.

Sebanyak 5 (lima) lembaga mitra kerjasama, masing-masing : Yayasan Orangutan Sumatera Lestari Orangutan Information Center (YOSL-OIC), Yayasan Persamuhan Bodhicitta Mandala Medan, Yayasan Scorpion Indonesia, Yayasan Program Konservasi Spesies Indonesia dan Tindakan Investigasi Memantau Ekosistem (TIME), menandatangani Rencana Kegiatan Tahunan (RKT) 2018 dengan Balai Besar KSDA Sumatera Utara, pada Senin, 16 April 2018, di ruang rapat kantor Balai Besar KSDA Sumatera Utara.

Sebelumnya kelima lembaga ini telah mengikat perjanjian kerjasama dengan Balai Besar KSDA Sumatera Utara, yaitu : dengan YOSL OIC melalui surat perjanjian/MOU No. PKS.1900/BBKSDASU-1/2016 dan No. 026/ADM/B/YOSL-OIC/III/2016 tanggal 8 Maret 2016 (untuk jangka waktu 5 tahun), Yayasan Persamuhan Bodhicitta Mandala Medan dengan surat perjanjian kerjasama No. PKS.6156/BBKSDASU-1/2015 dan No. 001/YPBMM/IST/NOV/2015 tanggal 9 Nopember 2015 (untuk jangka waktu 5 tahun), Yayasan Scorpion Indonesia dengan surat perjanjian No. PKS.1901/BBKSDASU-1/2016 dan No. 51/YSI/WLTMP/III/2016 tanggal 8 Maret 2016 (untuk jangka waktu 5 tahun).

Selanjutnya, dengan Yayasan Program Konservasi Spesies Indonesia melalui surat perjanjian kerjasama No. PK.1899/BBKSDASU-1/2016 DAN No. 02/ISCP/III/2016 tanggal 8 Maret 2016 (untuk jangka waktu 5 tahun), serta dengan  Tindakan Investigasi Memantau Ekosistem (TIME) melalui surat perjanjian kerjasama No. PKS.1903/BBKSDASU-1/2016 dan No. 0237/TIME-LB/2016 tanggal 8 Maret 2016 (untuk jangka waktu 5 tahun).

Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Teguh Setiawan, S.Hut., dalam laporannya menyampaikan bahwa kelima lembaga mitra ini telah melakukan pembahasan RKT sebelum dilakukan penandatanganan. Kerjasama antara mitra dengan Balai Besar KSDA Sumatera Utara pada dasarnya merupakan kegiatan yang diharapkan dapat membantu dalam mengurangi penggunaan dana APBN.

Sementara Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Dr. Ir. Hotmauli Sianturi, M.Sc.For., menyampaikan pula bahwa Balai Besar KSDA Sumatera Utara sangat berharap adanya kerjasama yang baik dalam menyukseskan program-program dibidang konservasi sumber daya alam di propinsi Sumatera Utara, karena melalui kerjasama ini akan membantu kegiatan yang tidak bisa dicover oleh APBN.

“Kami sangat berterima kasih terhadap YOSL OIC dan Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) yang telah membantu dalam upaya penyelamatan Orangutan Sumatera, namun sayangnya khusus untuk satwa Harimau Sumatera, masih kurang lembaga yang fokus dan eksis menanganinya. Padahal konflik dengan satwa Harimau Sumatera saat ini  cukup tinggi dan mengkhawatirkan,” ujar Hotmauli.

Hotmauli juga menegaskan, bahwa Balai Besar KSDA Sumatera Utara pada prinsipnya  tidak alergi dengan kritikan dari lembaga mitra kerjasama serta siap untuk menerima masukan sepanjang itu untuk membangun.

Penandatangan RKT dihadiri sejumlah pejabat lingkup Balai Besar KSDA Sumatera Utara, diantaranya : Kepala Bidang Teknis, Irzal Azhar, Kepala Sub Bagian Program dan Kerjasama, Elvina Rosinta Dewi, Kepala Sub Bagian Data, Evaluasi Pelaporan dan Kehumasan, Andoko Hidayat, Kepala Sub Bagian Umum, Imelda Kamayanti Harahap, Kepala Seksi Pemanfaatan dan Pelayanan, Suyono dan Kepala Seksi Perencanaan, Perlindungan dan Pengawetan, Amenson Girsang. (Evan)

%d blogger menyukai ini: