KONSULTASI PUBLIK PENGEMBANGAN EKOWISATA TWA SIBOLANGIT SUMATERA UTARA

konsultasi publik sibolangit

Kegiatan konsultasi publik (photo credit : Samuel Siahaan)

Sibolangit, 26 April 2018

Pemenuhan dan penyediaan sarana prasarana pendukung wisata menjadi prioritas untuk Pengembangan Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Sibolangit sebagai salah satu tujuan wisata konservasi alam unggulan di Sumatera Utara.

          Dalam kaitan tersebut Tahun Anggaran 2018, Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Bidang Konservasi Wilayah I Kabanjahe melaksanakan konsultasi publik bersama instansi pemerintah terkait serta unsur-unsur masyarakat.

          Kegiatan konsultasi publik ini dilakukan pada Rabu, 25 April 2018, di aula kantor Camat Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, dibuka secara resmi  oleh Sekcam Sibolangit dan dihadiri unsur-unsur Pemerintah Kecamatan Sibolangit, Desa Batu Mbelin, Desa Sibolangit,  Kepolisian Sektor (Polsek) Pancur Batu, Koramil 03/SBL, karang taruna, Kelompok Sadar Wisata Alam Berseri (WASB), tokoh adat, tokoh masyarakat dan instansi terkait lainnya.

          Kepala Bidang Konservasi Wilayah I Kabanjahe, Mustafa Lubis, dalam paparnya menjelaskan, bahwa konsultasi publik ini merupakan kegiatan sosialisasi kepada instansi terkait dan tokoh masyarakat dalam rangka rencana pembangunan sarana wisata alam di TWA Sibolangit pada tahun 2018.

          Adapun sarana dimaksud berupa penataan halaman parkir, pembangunan jalur interpretasi jalur B, pembangunan mushallah, penataan saluran pembuangan air (drainase), pengadaan lampu sinar, pengembangan toilet dan pengadaan sarana prasarana permainan wisata, urai Mustafa Lubis.

          “Melalui konsultasi publik ini diharapkan kedepannya TWA Sibolangit dapat menjadi salah satu destinasi wisata yang juga memberi manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan, serta mendukung Proyek Nasional (Pronas) Danau Toba Geopark,” ujar Mustafa Lubis.

          Konsultasi publik ini mendapat respon yang positif dari peserta dan menyatakan siap mendukung pengembangan ekowisata di kawasan TWA Sibolangit. Sejumlah masukan dan saran-saran pun disampaikan diantaranya : perlunya pemberdayaan masyarakat sekitar TWA Sibolangit, pembuatan sign board disekitar jalan menuju TWA Sibolangit, promosi TWA Sibolangit yang menjangkau seluruh desa di Kecamatan Sibolangit, pembangunan joglo yang representatif untuk pertemuan yang lebih besar serta pembangunan toilet yang bersih.  (Samuel Siahaan)

%d blogger menyukai ini: