PROMOSI WISATA ALAM TWA SIBOLANGIT

promosi wisata

Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Dr. Ir. Hotmauli Sianturi, M.Sc.For,
 bersama dengan perwakilan pelajar SMP Negeri 2 Sibolangit dalam acara Promosi Wisata Ekoling TWA Sibolangit.

Medan, 11 Oktober 2018

          Balai Besar KSDA Sumatera Utara melaksanakan acara promosi wisata alam TWA Sibolangit, pada Senin, 8 Oktober 2018, bertempat di kawasan TWA Sibolangit. Acara ini memenuhi amanat dari pelaksanaan tugas dan fungsi Balai Besar KSDA Sumatera Utara, sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.8/Menlhk/Setjen/OTL.OI/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Konservasi Sumber Daya Alam, yaitu melakukan promosi dan pemasaran konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

          TWA Sibolangit pada tahun 2018 ini merupakan salah satu dari 3  kawasan konservasi di propinsi Sumatera Utara yang ditetapkan sebagai role model dengan prioritas program Wisata Edukasi Konservasi dan Lingkungan (Wisata EKOLING).

          Sebagai role model ini, maka rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada acara promosi wisata alam TWA Sibolangit, meliputi : penandatanganan Rencana Kegiatan Tahunan (RKT) Tahun II tindak lanjut dari Perjanjian Kerjasama antara Balai Besar KSDA Sumatera Utara dengan SMP Negeri 2 Sibolangit dalam pengembangan Program Pendidikan dan Penyuluhan KSDA, wisata ekoling SMP Swasta Islam Terpadu Siti Hajar Medan dan lomba foto promosi wisata alam TWA Sibolangit.

          Acara promosi wisata alam TWA Sibolangit yang difasilitasi Bidang Konservasi Wilayah I Kabanjahe beserta jajarannya, dihadiri Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Dr. Ir. Hotmauli Sianturi, M.Sc.For., Kepala Bidang Konservasi Wilayah I Kabanjahe, Mustafa Imran Lubis, SP., Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Stabat, Herbert BP Aritonang, S.Sos., MH., Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Sibolangit, Drs. Marumbal Siahaan, M.Pd., mewakili Kepala Sekolah SMP Swasta Islam Terpadu Siti Hajar, mewakili Kepala Kepolisian Sektor Pancur Batu, Direktur Eksekutif lembaga mitra kerjasama ISCP serta Penyuluh Kehutanan dari UPT KPH Langkat Deli Serdang.

          Dalam arahan dan bimbingannya Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara mengharapkan kepada pelajar baik dari SMP Negeri 2 Sibolangit maupun SMP Swasta Islam Terpadu Siti Hajar untuk terus belajar dan menggali ilmu pengetahuan tentang konservasi alam yang berguna sebagai bekal bagi pengembangan diri.

          “Kawasan TWA Sibolangit selain sebagai kawasan wisata, juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan edukasi mengenal keanekaragaman hayati beserta potensi lainnya,” ujar Hotmauli.

          Demikian juga kepada peserta lomba foto promosi wisata alam TWA Sibolangit, Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara berharap agar peserta dapat menghasilkan karya foto terbaik yang nantinya akan sangat membantu dalam mempromosikan kawasan TWA Sibolangit kepada masyarakat luas.

          Disela-sela acara, Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara menyerahkan baju kaos (t-shirt) kepada siswa/siswi SMP Negeri 2 Sibolangit  peserta Program Pendidikan dan Penyuluhan KSDA, serta menerima penyerahan 1 (satu) individu burung hantu (Tyto alba) dari warga masyarakat yang peduli kepada penyelamatan satwa. (Evan)

%d blogger menyukai ini: