PUNCAK PROMOSI WISATA ALAM TWA SIBOLANGIT

HCPSN

Foto bersama Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara beserta undangan dan penari Go Green SD Darma Medan

Medan, 3 Desember 2018

Setelah berjalan ± 11 bulan, akhirnya kegiatan Promosi Wisata Alam TWA Sibolangit mencapai titik klimaks, dengan digelarnya acara Puncak Promosi yang dirangkai dengan semarak Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) Tahun 2018, di kawasan TWA Sibolangit Desa Sibolangit, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, pada Kamis 29 Nopember 2018.

Kegiatan Puncak Promosi Wisata Alam TWA Sibolangit ini dihadiri tamu dan undangan dari instansi terkait, diantaranya : Dinas Kehutanan Propinsi Sumatera Utara (diwakili UPT Pengelola Tahura Bukit Barisan), Polrestabes Medan (diwakili Kapolsek Pancur Batu), Dandim Deli Serdang (diwakili Danramil Sibolangit), Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Wampu Sei Ular, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser, Balai Gakum LHK Wilayah Sumatera, Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah Sumatera dan unsur Muspika Kecamatan Sibolangit.

Selain itu, turut juga hadir Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia Propinsi Sumatera Utara, Kelompok Sadar Wisata Alam Sibolangit Berseri, pelajar dari SD Darma Medan dan SMP Negeri 2 Sibolangit, mitra Lembaga Konservasi (Rahmat Gallery) serta lembaga mitra kerjasama Balai Besar KSDA Sumatera Utara Yayasan Ekosistem Lestari-SOCP dan ISCP.

Kepala Bidang Konservasi Wilayah I Kabanjahe, Mustafa Imran Lubis, SP., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Puncak Promosi Wisata Alam TWA Sibolangit merupakan rangkaian akhir dari seluruh pelaksanaan kegiatan promosi TWA Sibolangit.

“Beberapa kegiatan telah dilakukan sebelum acara puncak  diantaranya, promosi TWA Sibolangit yang dirangkaikan dengan peringatan hari-hari bertemakan konservasi alam dan lingkungan hidup, seperti : Hari Bumi, Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Hari Konservasi Alam Nasional dan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, serta menggelar berbagai perlombaan, diantaranya : lomba foto (untuk masyarakat umum), lomba mewarnai (untuk tingkat SD) dan lomba kreasi daur ulang sampah (untuk tingkat SMP),” urai Mustafa

Sementara itu Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Dr. Ir. Hotmauli Sianturi, M.Sc.For., dalam sambutannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Promosi Wisata Alam TWA Sibolangit sejatinya dilaksanakan tujuannya bukan hanya sekedar untuk promosi wisata alam, melainkan juga mengedukasi masyarakat akan arti penting keberadaan kawasan TWA Sibolangit serta kawasan hutan lainnya di sekitar Sibolangit, sehingga secara bersama-sama peduli dan ikut menjaga kelestarian kawasan TWA Sibolangit.

“Kegiatan yang kita laksanakan pada hari ini berkaitan juga dengan peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) Tahun 2018 (yang biasa diperingati setiap tanggal 5 Nopember) dan Hari Menanam Pohon Indonesia  (HMPI) Tahun 2018 (yang biasa diperingati setiap tanggal 28 Nopember), hal inipun mengandung arti bahwa kegiatan Promosi Wisata Alam TWA Sibolangit dimaksudkan juga untuk mengkampanyekan dan mengedukasi masyarakat, khususnya kita yang hadir pada saat ini, untuk ikut peduli dalam gerakan penyelamatan dan pelestarian puspa (tumbuh-tumbuhan) dan satwa Indonesia, serta gemar menanam pohon untuk kelestarian lingkungan,” ujar Hotmauli

Rangkaian acara Puncak Promosi Wisata Alam TWA Sibolangit, diisi dengan berbagai kegiatan, seperti : penyerahan simbolis buku konservasi dan tumbler (botol air minum) kepada perwakilan Dinas Kehutanan Propinsi Sumatera Utara (UPT Pengelola Tahura Bukit Barisan), perwakilan UPT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Propinsi Sumatera Utara (Kepala Balai Pengelolaan DAS Wampu Sei Ular), perwakilan Polrestabes Medan (Kapolsek Pancur Batu), perwakilan Dandim Deli Serdang (Danramil Sibolangit), Himpunan Pramuwisata Indonesia Propinsi Sumatera Utara, perwakilan Kepala Sekolah (Kepala Sekolah SD Darma Medan) serta perwakilan siswa (dari SMP Negeri 2 Sibolangit).

HCPSN1.PNG

a) Sambutan Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara b) Sendra Tari Ramayana sedang menampilkan kebolehannya

Selain itu juga penampilan tari Selamat datang, tari Ramayana dan tarian Go Green dari SD Darma Medan, Tarian Tiga Sibolangit dari kelompok Sadar Wisata Sibolangit Berseri, lagu-lagu konservasi dari SMP Negeri 2 Sibolangit, pembagian tumbler kepada seluruh tamu dan undangan (± 270 orang),  pembuatan mural, peninjauan stand pameran Resort Konservasi Wilayah TWA Sibolangit, penanaman pohon dan lomba vlog. (Evan)

 

%d blogger menyukai ini: