Pemulangan Rose ke Habitatnya

rose
Rose saat direlease

Sibolangit, 13 Desember 2018

Rose adalah Orangutan Sumatera (Pongo abelii), yang pada tanggal 6 Maret 2018 lalu ditemukan oleh petugas di Blok Hutan Batu Ronring penyangga kawasan Taman Nasional Gunung Leuser,  di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. Saat ditemukan oleh petugas resque konflik satwa, orangutan yang berjenis kelamin jantan dan diperkirakan berumur sekitar 30 tahun ini, kondisinya terlihat kurang sehat, sehingga dilakukan tindakan evakuasi ke Stasiun Pusat Karantina Orangutan Sumatera (PKOS) Batu Mbelin, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Sedang.

Hasil pemeriksaan medis tim dokter hewan PKOS Batu Mbelin, juga menemukan adanya luka bekas peluru senapan angin di tubuh Rose. Setelah dirawat secara intensif oleh tim medis PKOS Batu Mbelin dibantu perawat satwa selama hampir sembilan bulan, dan hasil rekomendasi tim medis menyatakan bahwa Rose (ID OU 355) sudah sehat dan siap untuk dilepasliarkan, maka direncanakanlah waktu yang tepat untuk pelepasliarannya ke habitatnya.

Tepat pada hari Senin, tanggal 5 Desember 2018, Rose dipulangkan ke habitatnya  Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) di wilayah kerja Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III Stabat, Seksi Pengelolaan Wilayah VI Besitang, Resort Cinta Raja, tepatnya di Desa Mekar Makmur, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat. Lokasi ini dipilih mengingat kecukupan pakan satwa di alam serta Orangutan tersebut mudah dipantau oleh petugas.

Sesaat setelah dilepasliarkan, Rose langsung beradaptasi  dengan lingkungannya dan terlihat  langsung memanjat serta  berayun ayun di atas pohon. Kurang lebih satu jam tim mengamati Rose sampai benar-benar masuk kedalam hutan dan tidak terlihat lagi oleh pandangan mata.

Pelepasliaran dilaksanakan oleh Tim yang terdiri dari Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser, Yayasan Ekosistem Lestari (YEL)-SOCP dan Yayasan Orangutan Sumatera Lestari (YOSL)- Orangutan Information Center (OIC).—Samuel Siahaan, SP.