PELEPASLIARAN ELANG DI TWA. DOLOK TINGGI RAJA

berita

Tim   pelepasliaran burung di Taman Wisata Alam Dolok Tinggi Raja

Sibolangit, 17 Desember 2018

Setelah sebelumnya kawasan SM Siranggas, SM. Karang Gading Langkat Timur Laut, TWA Sibolangit dan TWA Danau Sicike-cike menjadi lokasi pelepaslaiaran satwa liar yang dilindungi undang-undang, kali ini giliran Taman Wisata Alam Dolok Tinggi Raja yang dijadikan sebagai lokasi pelepasliaran burung elang dan mura daun, Kamis, 13 Desember 2018.

Adapun jenis burung yang dilepasliarkan adalah Elang Hitam (Ictinaetus malayensis) yang merupakan penyerahan dari masyarakat Kota Medan dan menjadi penghuni  PPS Sibolangit sejak tanggal 5 Oktober 2017, Elang Brontok (Spizetus cirhatus) masuk PPS pada tanggal 20 April 2018, juga merupakan penyerahan masyarakat ke Seksi Konservasi Wilayah III Kisaran. Selain elang jenis lain adalah Murai Daun (Chloropsis cyanopogon) yang merupakan penitipan dari Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sumatera pada tanggal 13 September 2018.

Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Dolok Tinggi Raja dipilih sebagai tempat pelepasliaran karena kawasan ini adalah habitat alami dari dari ketiga jenis burung tersebut. Selain itu kawasan ini memiliki ketersediaan pakan burung yang cukup serta memudahkan petugas melakukan monitoring paska lepas liar.

Pelepasliaran 3 (tiga) individu burung dilaksanakan oleh Pelaksana Harian Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Kisaran, Presly Butar-butar, S.Hut didampingi Kepala Resort CA dan TWA Dolok Tinggi Raja Onar Sitanggang serta PEH Bidang Konservasi Wilayah II Pematangsiantar, Indera Pontas Harahap.

Selain itu hadir juga Tim dari Bidang Konservasi Wilayah I Kabanjahe, Kepala Resort CA/TWA Sibolangit, Samuel Siahaan, SP  (koordinator Pusat Penyelamatan Satwa/PPS Sibolangit),  Rodiah, Zakia Sheila Faradilla, S,KH dan PEH Seksi Konservasi Wilayah II Stabat, Rizuwan.

beritaa

Pelepasliaran Elang Brontok

beritaaa

Pelepasliaran Elang Hitam

beritaaaa

Pelepasliaran Murai Daun

Sebelum lepasliar terhadap ketiga individu burung ini telah dilakukan proses rehabilitasi dan habituasi selama di PPS Sibolangit, selain itu juga menurut rekomendasi tim medis burung tersebut layak dilepasliarkan.

Kegiatan lepas liar berjalan lancar, setelah dilepaskan dari kandang, burung-burung tersebut langsung terbang dan hinggap di pohon dan segera beradaptasi dengan lingkungan barunya di TWA Dolok Tinggi Raja. (Samuel Siahaan/PEH BBKSDASU.)

%d blogger menyukai ini: