AKSI BERSIH SAMPAH TWA. DOLOK TINGGI RAJA

sampah
Sosialisasi PNBP TWA.Dolok Tinggi Raja (kiri), Aksi Bersih Sampah TWA. Dolok Tinggi Raja (kanan)

Pematangsiantar, 10 Maret 2019,

Moment Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2019 dimanfaatkan oleh Bidang KSDA Wilayah II Pematangsiantar untuk melakukan aksi bersih sampah di kawasan konservasi yang berlokasi di TWA. Dolok Tinggi Raja pada Senin, 4 Maret 2019. Kegiatan ini dikoordinir langsung Kepala Bidang KSDA Wilayah II  Seno Pramudito, S.Hut, ME, bersama  Staf Bidang KSDA Wilayah II, Plt. Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Kisaran dan Staf, Petugas Resort CA/TWA Dolok  Tinggi Raja serta Masyarakat Nagori Dolok Marawa. Kegiatan ini menjadi  istimewa dengan kehadiran Camat Dolok Silou, Jansimeon Sipayung, S.Pd beserta jajarannya yang turut serta melakukan aksi bersih sampah di TWA. Dolok Tinggi Raja.

Sebagian kawasan CA. Dolok Tinggi Raja telah berubah fungsi menjadi Taman Wisata Alam seluas + 60,94 Hektar melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK.397/MENLHK/SETJEN/PLA.2/9/2018 tanggal 18 September 2018. Dengan terbitnya Keputusan ini, maka yang tadinya lokasi wisata Dolok Tinggi Raja dengan objek utamanya adalah kawah biru merupakan kegiatan yang dilarang karena status kawasan cagar alam, sekarang sudah diperbolehkan dan dapat dikembangkan untuk tujuan/aktivitas wisata.

Sebelum pelaksanaan kegiatan Aksi Bersih Sampah, Bidang KSDA Wilayah II terlebih dahulu memenuhi undangan Pangulu Nagori Dolok Marawa Kecamatan Dolok Silou Kabupaten Simalungun untuk melakukan sosialisasi terkait Pungutan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Izin Usaha yang diberlakukan di taman wisata alam.

Masyarakat Nagori Dolok Marawa pada intinya ingin mengambil peran dalam pengelolaan wisata di TWA. Dolok Tinggi Raja, bahkan Peraturan Desa pun sudah ada yang mengatur tentang tarif masuk, parkir, dan pemanduan. Namun mereka belum menyesuaikan dengan peraturan pengelolaan wisata di taman wisata alam.

Akhirnya melalui sosialisasi ini disepakati bahwa pengelolaan wisata TWA. Dolok Tinggi Raja, Balai Besar KSDA Sumatera Utara akan bermitra dengan masyarakat Nagori Dolok Marawa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Dolok Marawa. Harapannya pengelolaan wisata TWA. Dolok Tinggi Raja berjalan dengan baik sesuai dengan peraturan yang berlaku dan dapat memajukan dan meningkatkan perekonomian masyarakat Nagori Dolok Marawa.

sampa 2

Selanjutnya, kegiatan Aksi Bersih Sampah TWA. Dolok Tinggi Raja dijadikan tonggak awal memulai kerjasama/kemitraan Balai Besar KSDA Sumatera Utara dengan Masyarakat Nagori Dolok Marawa. Yang diawali mengumpulkan sampah plastik dari Kantor Resort, dilanjutkan kedalam kawasan. Terkumpulah 8 kantong plastik berkisar + 50 kg sampah dalam waktu 1 jam.

Awal yang baik untuk tujuan yang baik buat TWA. Dolok Tinggi Raja dan Masyarakat Dolok Marawa. Kedepannya diharapkan sampah-sampah ini dapat diolah menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat, serta secara perlahan penggunaan plastik dapat dikurangi untuk mewujudkan Indonesia Bersih Tanpa Sampah (Lisbeth Manurung/Penyuluh kehutanan).