SEKOLAH ALAM BELAJAR KONSERVASI DI TWA SIBOLANGIT

SEKOLAH ALAM TW SIBOLANGIT

Siswa/i Sekolah Alam Semangat Bangsa jelajah hutan di jalur interpretasi TWA Sibolangit

Sibolangit, 4 April 2019

Pengenalan sejak dini tentang alam, khususnya hutan sangat penting diketahui dan dipahami oleh generasi muda penerus bangsa. Berangkat dari itulah siswa/i Sekolah Alam Semangat Bangsa Medan, yang tergabung  dari Sekolah Tingkat PAUD dan SD berjumlah 65 orang siswa/i serta didampingi 16 guru dan kepala sekolah  melakukan kunjungan pembelajaran Konservasi Alam  ke Taman Wisata Alam (TWA) Sibolangit, pada Selasa 2 April 2019.

TWA Sibolangit sebagai salah satu hutan konservasi yang dikelola Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara, memiliki luas 24,85 ha merupakan kawasan hutan dengan ciri khas tertentu, yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya, menjadi pilihan Sekolah Alam Semangat Bangsa dalam pengenalan alam lebih dekat.

“TWA Sibolangit memiliki keragaman potensi serta keunikan-keunikan yang menarik untuk menjadi materi pembelajaran alam, menjadi alasan sekaligus pertimbangan kami dalam mengunjungi kawasan ini, dan ini sesuai dengan  Visi Sekolah Alam Semangat Bangsa yaitu Menciptakan sikap anak yang mencintai alam dan lingkungan, mandiri, ber-etika, berani, dan memiliki daya juang yang tinggi,”  ujar  H. Ahmad Zulfan, Kepala Sekolah PAUD.

Selain itu, lanjut H. Ahmad Zulfan, sekolah yang beralamat Jl. Karya Jaya No. 75 Pangkalan Manshur, Medan Johor menjatuhkan pilihan kunjungan ke  TWA Sibolangit mengingat lokasi ini relatif mudah serta fasilitas yang cukup tersedia,  disamping juga TWA Sibolangit telah menjalankan sosialisasi dan promosi Role Model Program Edukasi Konservasi dan Lingkungan (Ekoling) ke sekolah sekolah sejak tahun 2018 lalu.

Rangkaian kegiatan Sekolah Alam Semangat Bangsa Medan di TWA Sibolangit, adalah filedtrip ke dalam Kawasan TWA Sibolangit sepanjang 2 km dipandu langsung  Kepala Resort CA/TWA Sibolangit Samuel Siahaan, SP.  dan dibantu staf. Petugas pemandu mengenalkan kepada siswa/i tentang ekosistem hutan, tumbuhan pepohonan, pengenalan lantai hutan, paparan fungsi dan manfaat hutan.

Khusus di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Sibolangit yang berada di dalam kawasan TWA, siswa-siswi yang dipandu langsung oleh dokter hewan Tia Zalia Batubara, mengenalkan berbagai satwa liar yang dilindungi penghuni PPS, serta upaya-upaya konservasi penyelamatannya.

Sebelum kegiatan berakhir,  Petugas Resort mengadakan Kuis Konservasi Alam dan mengajak siswa menceritakan pengalamannya setelah berkunjung ke TWA Sibolangit. Kuis Konservasi dimaksudkan untuk menguji kemampuan siswa/i sejauh mana pemahamannya tentang alam dan lingkungan. Setiap kuis yang berhasil dijawab, oleh petugas resort diberikan hadiah untuk memotivasi semangat siswa/i.

SIBOLANGIT

Penyerahan hadiah Kuis Konservasi kepada salah satu siswa (gambar kiri) dan penyerahan poster Satwa Dilindungi, poster satwa yang dapat dimanfaatkan,  brosur, stiker, Video Kawasan Konservasi, dan Buku-buku Konservasi kepada Kepala Sekolah Dasar Sekolah Alam Semangat Bangsa Medan

Pada akhir acara,  Kepala Resort TWA/CA. Sibolangit menyerahkan cenderamata kepada Kepala Sekolah Dasar (SD), Ibu Dwi Febryani SS., berupa poster Satwa Dilindungi, poster satwa yang dapat dimanfaatkan di Sumatera Utara,  brosur, stiker, video kawasan konservasi, Buletin Beo Nias berbagai edisi, serta Buku Panduan Wisata Edukasi Konservasi dan Lingkungan TWA Sibolangit. Semua bahan-bahan tersebut  untuk koleksi perpustakaan di sekolah.

Kepala Sekolah PAUD merasa senang dan puas atas kunjungan perdana ini, dan berjanji akan merencanakan kembali kunjungan Sekolah Alam Semangat Bangsa Medan ke TWA Sibolangit berikutnya.

Ayo Belajar Konservasi Alam di TWA Sibolangit. Belajar mencintai dan menjaga alam agar lestari. Salam Konservasi yang dijawab siswa/i dengan jawaban yel –yel  Huha huha huha menjadi penutup kegiatan. (Samuel Siahaan, SP./PEH Pertama)

 

%d blogger menyukai ini: