EVAKUASI KUCING HUTAN DARI RUMAH WARGA

kucing
Penyerahan Kucing Akar

Stabat, 5 April 2019

          Bermula dari informasi warga yang disampaikan kepada Sekretaris Camat Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, dan diteruskan kepada petugas Seksi Konservasi Wilayah II Stabat, tentang ditemukannya 1 (satu) individu satwa liar yang memasuki rumah salah seorang warga, pada Jumat 29 Maret 2019.

          Informasi ini kemudian ditindaklanjuti dengan menurunkan tim gabungan, terdiri dari petugas Seksi Konservasi Wilayah II Stabat, dokter hewan dari Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Sibolangit, Kepala lingkungan, Sekretaris Camat Kecamatan Stabat serta lembaga mitra kerjasama Balai Besar KSDA Sumut Yayasan Scorpion Indonesia, pada keesokan harinya Sabtu 30 Maret 2019.

          Di lokasi, tepatnya di Lingkungan IV Lubuk Dalam Kelurahan Dendang, Kecamatan Stabat, team menemukan keberadaan 1 (satu) individu Kucing Hutan (Felis bengalensis) di rumah seorang warga, Evi Susanti. Menurut penjelasannya, pada Kamis 28 Maret, ada sebuah mobil yang berhenti di depan rumahnya. Evi Susanti menduga bahwa kucing hutan tersebut lepas dan keluar dari dalam mobil, kemudian memasuki halaman rumahnya dan dikejar anjing peliharaannya sampai memasuki rumahnya.

          Proses evakuasi yang cukup alot akhirnya berhasil menangkap kucing hutan tersebut. Setelah menyelesaikan proses administrasi berupa penandatanganan Berita Acara Penyerahan, selanjutnya tim Seksi Konservasi Wilayah II Stabat dan dokter hewan Fatimah Sari mengevakuasi kucing hutan tersebut ke PPS Sibolangit untuk perawatan dan proses rehabilitasi sebelum nantinya dilepasliarkan.

          Tidak lupa petugas Seksi Konservasi Wilayah II Stabat, Adi Maulana, menyampaikan terima kasih kepada aparat Kecamatan Stabat dan warga yang telah memberikan informasi. Adi Maulana juga menghimbau warga, bila ada menemukan kembali satwa liar yang dilindungi baik itu kucing hutan maupun satwa liar lainnya, janganlah melakukan tindakan yang mencederai dan melukai satwa tersebut, tetapi segeralah laporkan kepada petugas agar dilakukan tindakan penanganan. (Adi Maulana / Polhut).

kuc
Kucing Akar yang di Evakuasi