MERESPON KONFLIK WARGA DENGAN BERUANG MADU DI KEC. SOSA PADANGSIDIMPUAN

beruang madu.PNG
Musyawarah bersama dengan Warga (kiri), Pohon yang di cakar Beruang Madu (kanan)

Padanglawas, 8 April 2019

          Selasa, 2 April 2019, Bidang Konservasi Wilayah III Padangsidimpuan menerima laporan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Padanglawas melalui Camat Kecamatan Sosa tentang terjadinya konflik warga dengan satwa beruang di Desa Siborna Bunut, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padanglawas.

          Pada hari Rabu, 3 April 2019, setelah melakukan persiapan yang matang, Tim Bidang KSDA Wilayah III Padangsidimpuan menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Camat Kecamatan Sosa serta Kepala Desa Siborna Bunut. Tim melakukan pengecekan lokasi lahan sekitar Desa Siborna Bunut yang dirusak oleh satwa beruang. Tim juga melakukan pengamatan di areal lainnya dan  menemukan sarang beruang yang sudah ditinggal sekitar satu minggu, bekas jalur lintasan beruang, bekas cakaran beruang pada tanaman kelapa sawit, waru, pinang, pisang dan tanah.

          Berdasarkan keterangan warga yang pernah berjumpa langsung dengan satwa beruang, jumlah satwa yang berkeliaran di perkebunan masyarakat Desa Siborna Bunut berjumlah ± 5 (lima) individu, terdiri dari 2 pasang (jantan dan betina), 1 pasang diketahui bersama anak beruang.

Kondisi lahan perkebunan masyarakat (sawit, karet, kelapa, pinang, dan lain-lain) terlihat sangat semak dan tidak terawat, sehingga mengundang satwa beruang untuk mencari makan dan bersarang di areal perkebunan tersebut. Lokasi kebun warga ini berbatasan dengan Hutan Produksi (HP).

Melihat fenomena seperti ini, Tim BBKSDA Sumatera utara melalui Bidang Wilayah III KSDA Padangsidimpuan melakukan edukasi konservasi satwa liar kepada warga setempat. Tim menghimbau untuk membersihkan dan merawat ladang mereka agar tidak dijadikan sarang beruang. Selain itu warga diharap untuk tidak beraktivitas pada malam hari, dan tidak mengganggu (melukai/membunuh) beruang. Terakhir kepada warga apabila terdapat kejadian serupa agar segera melapor kembali kepada BBKSDA Sumatera Utara.

WhatsApp Image 2019-04-05 at 15.35.46 (1)