PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MERANTI TIMUR DESA PENYANGGA SM DOLOK SURUNGAN

dos roha
Pembibitan teknik sambung pucuk Kelompok Tani Dos Roha,
Desa Meranti Timur Kecamatan Pintu Pohan Meranti Kab. Tobasa

Pematang Siantar, 1 Oktober 2019

Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Bidang KSDA Wilayah II Pematangsiantar kembali menjalankan program fasilitasi pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pengembangan usaha ekonomi produktif kepada Kelompok Tani Dos Roha Desa Meranti Timur, Kecamatan Pintu Pohan Meranti Kab. Tobasa, September 2019. Bantuan ekonomi yang diberikan berupa biaya untuk pembuatan demplot pembibitan tanaman menggunakan teknik sambung pucuk. Program ini merupakan lanjutan kegiatan peningkatan kapasitas Kelompok Tani Dos Roha yang dilaksanakan pada bulan Agustus 2019 yaitu pelatihan ‘’Perbanyakan Tanaman dengan Teknik Sambung Pucuk’’.

Paradigma baru pembangunan kehutanan saat ini menekankan bahwa hutan harus dipandang sebagai sumber daya secara komprehensif dengan menitik beratkan pada pembangunan kehutanan bersama masyarakat (community development). Salah satu pendekatan pembangunan kehutanan adalah pelibatan atau partisipasi masyarakat. Pemberdayaan masyarakat merupakan konsep pembangunan ekonomi yang merangkum nilai-nilai social yang merupakan cermin dari pradigma baru pembangunan kehutanan yang bersifat “people centered, participatory, empowering, and sustainable”. Tujuan akhir dari proses pemberdayaan masyarakat adalah mewujudkan kemandirian warga masyarakat agar dapat meningkatkan taraf hidup keluarga dan mengoptimalkan sumberdaya yang dimilikinya.

Pemberdayaan masyarakat daerah penyangga SM Dolok Surungan I diawali pada tahun 2017 di Desa Lobu Rappa Kecamatan Aek Songsongan Kabupaten Asahan dengan kelompok binaan yaitu Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Lestari Dongan. Berikutnya tahun 2018, program terus berlanjut dan terbentuklah 1 (satu) kelompok binaan lagi di daerah penyangga SM. Dolok Surungan I yang lain yaitu Desa Meranti Timur Kecamatan Pintu Pohan Meranti bernama Kelompok Tani Dos Roha.

Kegiatan pemberdayaan kali ini adalah perbanyakan tanaman teknik sambung pucuk yang merupakan keterampilan baru begi Kelompok Tani Dos Roha. Teknik sambung pucuk dilakukan dengan cara menggabungkan batang atas dan batang bawah. Batang bawah diharapkan menjadi batang yang tahan terhadap pathogen tanah dan kokoh, sedangkan batang atas merupakan bagian yang memiliki karakter produksi yang diinginkan. Batang bawah menggunakan tanaman yang berasal dari biji sehingga memiliki perakaran yang kuat. Perpaduan dari bagian tanaman yang disatukan tersebut diharapkan akan menghasilkan tanaman jenis baru dengan sifat genetis yang memiliki keunggulan, yaitu kokoh, perakaran kuat, cepat berbuah, produktif, tahan penyakit dan mutu buah baik sesuai dengan sifat genetis induknya.

Harapannya Kelompok Tani Dos Roha mampu menerapkan teknik sambung pucuk dalam perbanyakan tanaman pertanian mereka, mengembangkan usaha pembibitan tanaman baik untuk komersil maupun untuk pemulihan ekosistem Kawasan Konservasi SM. Dolok Surungan I. Untuk kesinambungan kegiatan ini, Bidang KSDA Wilayah II Pematangsiantar akan melakukan pendampingan terhadap Kelompok Tani Dos Roha maupun kelompok binaan lainnya yang ada di wilayah kerjanya.

(Lisbeth/Penyuluh Kehutanan BBKSDA SUMUT).