LATSAR BIOLOGI PENCINTA ALAM SUMATERA UTARA DI TWA SIBOLANGIT

biota.jpg
Upacara Biota di perkemahan duku TWA SIbolangit

Sibolangit, 7 Oktober 2019

Biologi Pecinta Alam (Biota) melaksanakan kegiatan pelatihan dasar angkatan XVIII di TWA Sibolangit, tanggal 5-6 Oktober 2019. Kegiatan ini diikuti 25 orang yang terdiri dari 13 calon anggota baru biasa dan 12 anggota biasa. peserta anggota biota merupakan gabungan dari  mahasiswa Universitas Medan (UNIMED), Universitas Medan Area (UMA) dan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU).

Kegiatan pelatihan dasar berupa materi praktek lapangan seperti pembuatan bivak, navigasi, tracking (jelajah)  hutan,  dasar-dasar konservasi dan lainnya yang  disampaikan oleh panitia pelaksana. Kegiatan pelatihan dasar kali ini  ini adalah pelatihan dasar yang  ketiga dilaksanakan bagi anggota baru untuk menjadi anggota biasa, dimana pelatihan sebelumnya adalah Pelatihan Dasar I (DIKSAR I) dan Pelatihan Dasar II (DIKSAR II). Biota ujar ketua umum Biota Elza Natasya Balgis

Taman Wisata Alam (TWA)  Sibolangit sebagai salah satu kawasan konservasi dibawah pengelolaan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara dengan Luas 24, 85 Ha sudah menjadi lokasi pilihan bagi masyarakat umum khususnya sahabat mahasiswa Pecinta Alam dalam  melaksanakan kegiatan Pelatihan Dasar Kepencintaan Alam dan kegiatan alam bebas lainya.  TWA Sibolangit dipilih oleh kelompok pecinta alam dalam pelatihan dasar  karena dukungan sarana prasarana yang sudah cukup tersedia dan pelatihannya langsung beradaptasi dengan hutan menjadi salah satu obyek pelatihan.

biota1.PNG
Pelatihan Dasar di TWA. Sibolangit

Biota berdiri  sejak Tahun 2000, setiap tahunnya Biota merekrut anggota sebanyak 20 orang.  Pelatihan Dasar III Biota dengan mengambil salah satu lokasi perkemahan di TWA Sibolangit yaitu Camp Duku. Untuk sahabat pecinta alam disebut Camp Duku karena lokasi perkemahanya berada dibawah dan dikeliling pohon duku yang telah berumur ratusan tahun. Dan bagi masyarakat Sibolangit dan sekitarnya sudah tidak asing lagi dengan pohon duku dari TWA Sibolangit karena sudah terkenal dengan manisnya dan banyak dijadikan bibit dari pohon duku ini.

kegiatan pelatihan dasar Biota ini, Resort CA/TWA Sibolangit ikut berperan serta dalam mengisi materi pelatihan yaitu materi  konservasi dan tracking (Jelajah) hutan. Pada hari pertama materi konservasi yang disampaikan menitiberatkan pada dasar-dasar konservasi serta kegiatannya dan dilanjutkan pemutaran film konservasi berupa kawasan konservasi TWA Sibolangit dan video kawasan konservasi lainnya yang ada di Indonesia. Pada paparanya Kepala Resort CA/TWA Sibolangit Samuel Siahaan, SP memberi semangat bagi generasi biota ikut serta dalam kegiatan konservasi dan dapat membuat perubahan dalam perkembangan konsep penyebaran luasan informasi konservasi dengan teknologi digital generasi ke 4.

Perlu secara cepat dan tepat informasi konservasi agar semakin diketahui masyarakat umum dan tingkat penyadartahuan konservasi juga meningkat. tidak bisa dihalangi lagi arus informasi sudah serba digital dan diharapkan informasi konservasi yang tersaji secara digital yang tidak dibatasi waktu dan tempat yang bisa diakses kapanpun. Pada hari kedua dipagi hari diawali olahraga senam bersama di halaman kantor Resort CA/TWA Sibolangit dilanjutkan tracking yang dipimpin kepala resort dibantu staf resort tenaga pengaman hutan lainnya Netty Simanjuntak.  Tracking (Menjelah) hutan twa sibolangit, sebelumnya dilakukan petunjuk pelaksanaan standar yang diterapkan di resort CA/TWA sibolangit yaitu metoda SMART Patrol  dengan dukungan perlengkapan yang harus dibawa ke hutan seperti GPS, kompas, alat tulis, peta, kamera, ATK, dll sebagai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Selama penjelajahan setiap anggota, sambil membersihkan sepanjang jalur jelajah juga dikenali potensi yang ada seperti tumbuhan, jejak satwa. Setiap yang ditemukan dilapangan dicatat dan didokumentasikan. Dan sebelum acara penutupan kepala resort menyampaikan kepada ketua umum Biota Sumut berupa buku buletin beo nias dari berbagai edisi, stiker dan video kawasan.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara  sebagai pengelola dan pemangku kawasan TWA Sibolangit menerima pembekalan sekaligus penyadartahuan tentang konservasi bagi kamu Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALA) ataupun Siswa Pencinta Alam (SISPALA) yang baru merekrut anggota baru. Karena apapun yang dibutuhkan tersedia disini, untuk itu jadi tunggu apalagi, silahkan datang ke TWA Sibolangit sobat konservasi.  Bagi Kamu Kelompok Pencinta Alam Yang cinta Alam yang belum Kenal banget tentang Konservasi, Silahkan datang Ke TWA  Sibolangit.

biota2.jpg

(Samuel Siahaan, SP- PEH Pertama BBKSDASUMUT)