KOORDINASI PENANGGULANGAN KONFLIK ANTARA MANUSIA DAN SATWA LIAR DI LABUHAN BATU UTARA

KONFLIKASAHAN.PNG

 

Pematangsiantar, 24 Oktober 2019

Selasa, 22 Oktober 2019 Kepala Bidang KSDA Wilayah II Pematangsiantar, Bapak Seno Pramudito, S.Hut, ME. bersama dengan Kepala Seksi Konservasi Wilayah III, Alfianto Luat Siregar, S.Hut,M.T,M.PP dan Staff melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka penanggulangan konflik antara manusia dan satwa liar. Salah satunya adalah dengan KPH V Aek Kanopan. Selain itu, koordinasi juga dilakukan ke Bupati Labura yang diwakili oleh Asisten I Setda Kab. Labura, Bapak Rahman. Setelah itu dilanjutkan ke KPH III Kisaran yg ditemui langsung oleh Kepala KPH III Kisaran, Bapak Wahyudi Sp,M.Si dan KPH V Aek Kanopan yg diwakili oleh Plt. KSB TU, Bapak Ferry Andri Siregar.

Hasil koordinasi, para pihak sangat mendukung adanya penanganan bersama terkait konflik manusia dengan satwa liar di Provinsi Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Labuhan Batu Utara. Harapannya masyarakat dapat berperan aktif dan membantu Pemerintah setempat jika ada informasi terkait adanya satwa liar yang memasuki area pemukiman masyarakat, sehingga Pemerintah setempat dapat melakukan evakuasi sebelum timbulnya korban jiwa baik dari manusia maupun satwa.

KONFLIKASAHAnN.PNG

Sebagai catatan, dua tahun terakhir ini di Sumatera Utara konflik antara manusia dan satwa liar mengalami peningkatan yang cukup signifikan dan menimbulkan kerugian ekonomi, material dan bahkan korban (baik manusia maupun satwa), untuk itu memerlukan penanganan serius sejak dini. Masyarakat dan satwa liar sama-sama penting. Perlu solusi yang holistik dalam menangani konflik manusia dan satwa liar. Masyarakat aman dan  keanekaragaman hayati tetap lestari. (Alfianto – SKW III Bidwil II BBKSDA SUMUT).