“PENEMUAN DAN PELEPASLIARAN KUCING KUWUK DI KELURAHAN BINASI”

kucing kuwok pantai binasi.PNG
Pelepasliaran Kucing kuwuk  (Prionailurus bengalensis)

Sibolga, 4 Nopember 2019

Pada 3 Nopember 2019, Balai Besar KSDA Sumater Utara melalui Kepala Resort Pelabuhan Laut Sibolga dan Bandara Pinang Sori Lantas Hutagalung, melepasliarkan 1 (satu) individu  anakan Kucing kuwuk (Prionailurus bengalensis) di Areal Konservasi Penyu Pantai Binasi Kec. Sorkam Barat Kab. Tapanuli Tengah.

Bermula dari tanggal 1 Nopember 2019 anak-anak Pantai Binasi yang menjerat  1 (satu) individu anakan Kucing Kuwuk (Prionailurus bengalensis) di areal Konservasi Penyu Pantai Binasi Kelurahan Binasi Kecamatan Sorkam Barat Kabupaten Tapanuli Tengah. Sebelumnya mereka melihat induk Kucing Kuwuk dengan 3 (tiga) ekor anaknya namun hanya 1 (satu) ekor yang berhasil terjerat.

Kemudian petugas Resort Pelabuhan Laut Sibolga dan Bandara Pinang Sori mengetahui kelakuan anak-anak tersebut, lalu ia melaporkan Kepala Resort Pelabuhan Laut Sibolga dan Bandara Pinang Sori. Dan memberitahukan kepada anak-anak tersebut bahwa satwa tersebut merupakan satwa dilindungi undang-undang. Setelah di periksa Kucing kuwuk diketahui berjenis kelamin jantan. Kepala Resort Pelabuhan Laut Sibolga langsung turun ke lokasi dan mengkoordinir pelepasliaran Kucing Kuwuk. Tanggal 3 Nopember 2019 Pukul 17.05 Wib Kucing Kuwuk dilepasliarkan kembali ke habitatnya dimana satwa tersebut ditemukan.

Kucing Kuwuk (Prionailurus bengalensis) merupakan salah satu jenis satwa liar yang dilindungi dari Famili Felidae berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : P.106/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 Tentang Perubahan Kedua Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar Yang Dilindungi.

 Kucing Kuwok liar kecil Asia Selatan dan Timur. Sejak tahun 2002, ia terdaftar dalam spesies resiko rendah oleh International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources  (IUCN)  sebab ia terdistribusi secara luas, tetapi terancam karena hilangnya habitat dan perburuan di beberapa bagian yang merupakan persebaran Kucing kuwuk.

Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Kepala Resort Pelabuhan Laut Sibolga dan Bandara Pinang Sori sangat berterimakasih atas apa yang telah dilakukan oleh Masyarakat Kelurahan Binasi Kecamatan Sorkam Barat Kabupaten Tapanuli Tengah yang telah melepaskan tanpa melukai Kucing Kuwuk tersebut ke habitatnya sehingga tidak sampai menimbulkan dampak negatif baik bagi satwa maupun masyarakat.

(Sumber : Lisbeth Manurung/Penyuluh Kehutanan/BBKSDA SUMUT).