PENANGAN KONFLIK HARIMAU DI BATANG TORU SUMATERA UTARA

KONFLIK HS TAPSEL
Team gabungan dan masyarakat menyiapkan perangkap kandang jebak Harimau Sumatera

Batangtoru, 4 Desember 2019

          Konflik warga dengan Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrensis) kembali terjadi. Kali ini Harimau Sumatera menyambangi Dusun Sipincur Desa Perkebunan Hapesong, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

          Berdasarkan informasi warga, pada Kamis, 28 November 2019, ditemukan 5 bangkai lembu yang diduga merupakan korban dari si raja hutan. Mendapat informasi tersebut, Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Bidang Konservasi Wilayah III Padangsidimpuan turun ke lokasi dan melakukan tindakan-tindakan, seperti : berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Batangtoru, Kepolisian Sektor dan Koramil setempat, melakukan monitoring pergerakan harimau di semua lokasi, memasang camera trap di lokasi terjadinya konflik untuk identifikasi, mensterilkan lokasi konflik, dan penghalauan harimau dengan menggunakan jeduman.

KONFLIK HS TAPSELL
Jejak Harimau Sumatera yang dijumpai di lapangan

Dari pemasangan camera trap, didapatkan foto dan video yang menunjukkan adanya keberadaan Harimau Sumatera, sehingga Tim gabungan dan warga memutuskan untuk melakukan pemasangan kandang jebak. Tim juga memberikan penyuluhan kepada warga untuk berhati-hati dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari, tidak melakukan perbuatan yang dapat mengakibatkan matinya satwa, serta segera melaporkan kepada instansi terkait bila menemukan kembali keberadaan Harimau Sumatera. (Evrina Riski : Balai Besar KSDA Sumatera Utara)