SMK KESEHATAN WIDYA HUSADA MEDAN STUDY TOUR DI TWA SIBOLANGIT

IMG_20191230_114927.jpg
Kunjungan SMK Kesehatan Widya Husada Medan ke TWA Sibolangit

Sibolangit, 30 Desember 2019
Pada 21 Nopember, 43 orang Siswa SMK Kesehatan Widya Hudasa Medan mengunjungi Taman Wisata Alam (TWA) Sibolangit, dipimpin langsung Kepala Sekolah Dra. Rani Roberty, M.Kom dan wakil kepala sekolah : Dewi Yanti Sitorus, AM.Keb, SST beserta Guru biologi/IPA: Rizal Mukra M.Pd didampingi Guru-Guru Pendamping lainnya yaitu Adlina Dhiyaul Haq, S.Pd, Siti Asmawati, S.Pd, M. Aulia Sobri Daulay, Ibu Cut Metha Siti Aprilla, S.Pd dan Siti Krisandayani, AM.keb, Ners dan Pak doli S.Pd.
Kegiatan Study Tour SMK Swasta Widya Husada Medan ke TWA Sibolangit bertujuan untuk memperkenalkan keanekaragaman hayati jenis flora dan fauna bagi siswa. Kegiatan Study Tour ini merupakan bagian kegiatan wisata Edukasi Konservasi dan Lingkungan yang telah menjadi rutinitas resort TWA Sibolangit sebagai role model pembelajaran konservasi alam dalam pelaksanaan dilapangan langsung dipandu petugas resort CA/TWA Sibolangit dengan kunjungan ini semakin membuka cakrawala generasi muda milenial khususnya siswa/i SMK Widya Husada Medan lebih mudah memahami ilmu pengetahuan tentang Keanekaragaman Hayati Jenis Tumbuhan dan Satwa yang ada di TWA Sibolangit ujar Kepala Sekolah Dra. Rani Roberty, M.Kom.
TWA Sibolangit sudah menjadi tempat pilihan sekolah-sekolah para pelajar Kota Medan dan sekitarnya datang untuk belajar tentang hutan, alam, kehati, dan tipe-tipe ekosistem. Berbagai Jenis tumbuhan dan satwa berdasarkan tingkatannya dapat di lihat disini seperti berbagai jenis bambu, rotan, talas-talasan, ficus, pohon, liana, dan lain-lain serta satwa dilindungi di Pusat Penyelamatan Satwa Sibolangit. Dengan Keanerakagaman Hayati Jenis tumbuhan dan Satwa yang ada di TWA Sibolangit membantu pelajar dalam mengembangkan Ilmu pengetahuannya.

Yok Bagi Kamu pelajar da Mhasiswa yang belum pernah datang ke TWA Sibolangit, Datanglah dan Belajarlah tentang Keanekaragaman Hayati. Pasti Seru dan Bermanfaat sekaligus menyenangkan, Suara satwa dan rimbunan pepohonan menambah semangat dalam menggapai ilmu dan cinta Alam. (Samuel Siahaan PEH Pertama/BBKSDA SUMUT)