MENGAWALI TAHUN 2020 BBKSDA SUMUT EVAKUASI BERUANG MADU

beruang madu.PNG
Evakuasi Beruang Madu (Helarctos malayanus) di Kawasan perkebunan di Desa Saiserdang, Dusun Sumberwars, Kec. Batangserangan, Kab. Langkat.

Medan, 2 Januari 2020

Rabu, 1 Januari 2020, Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser, Hocru-OIC dan WCS,   berhasil mengevakuasi satu individu Beruang Madu (Helarctos malayanus) yang terjerat di perkebunan Desa Saiserdang, Dusun Sumberwaras, Kec. Batangserangan, Kab. Langkat.

Beruang madu tersebut terjerat di kaki bagian kanan, dilihat dari luka pada kaki masih baru dan adanya luka lecet akibat jeratan tali tambang. Beruang madu berjenis kelamin jantan, usia sekitar 8 tahun, berat badan 45 Kg dan sudah diberi nama “Jefri Taring”.

beruang madu 1
Jerat tali tambang yang mengenai kaki Beruang Madu

Dokter Hewan Balai Besar KSDA Sumatera Utara langsung melakukan pembiusan guna mempermudan melakukan pengobatan terhadap beruang madu tersebut. Pembiusan digunakan dengan cairan infus intravena dan subcutan, dan pengobatan dengan memberikan antibiotic dan vitamin, serta membersihkan luka jeratan.

Melihat kondisi beruang madu yang tidak terlalu parah, hanya luka lecet di bagian kaki depan yang terkena jerat dan terjadi pembengkakan tapak kaki akibat luka yang meradang. Lukanya diperkirakan akan cepat sembuh dan bisa berjalan dengan normal. Oleh karena itu, dokter hewan merekomendasikan beruang madu segera dilepasliarkan. Akhirnya beruang tersebut dilepasliarkan di Kawasan daerah Desa Saiserdang Dusun Sumberwaras, Kec. Batangserangan, Kab. Langkat yang mengarah ke kawasan TNGL.  (drh. Tia Batubara/BBKSDA SUMUT)