Pembentukan Karakter Konservasi di TWA Sibolangit Sumatera Utara

pembentukan
Rombongan SD Negeri 101833 Sibolangit (gbr. Kiri) dan Komunitas Hijau MAN 3 Medan (gbr. Kanan) saat kunjungan ke TWA Sibolangit, Sabtu 7 Februari 2020

Sibolangit, 18 Maret 2020

Tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa Taman Wisata Alam (TWA) Sibolangit menjadi pilihan generasi milenial yang berasal dari berbagai sekolah dan pengguruan tinggi  di Kota Medan dan sekitarnya, untuk belajar tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya.

Melalui proses pembelajaran, akhlak dan jiwa serta karakter konservasi dibentuk  agar generasi sekarang menjadi tumpuan dan harapan, untuk dapat berperan serta melestarikan alam dan menjaga lingkungan hidup, dari generasi kegenerasi,   sebagaimana tercermin dalam  kehadiran rombongan Komunitas Hijau  Madrasah Aliyah  Negeri (MAN ) 3 Medan dan rombongan pelajar SDN 101833 Sibolangit Ke TWA Sibolangit, pada Sabtu 7 Februari 2020.

Kegiatan pembentukan jiwa dan karakter konservasi ini, didahului dengan kehadiran 11 orang siswa/i kelas  1-3 SDN 101833 Sibolangit, didampingi oleh 4 orang guru  dan dipimpin oleh  Kepala Sekolah,Hermina Tarigan. Kesempatan yang baik ini digunakan siswa/i dan guru mengunjungi TWA Sibolangit dan Pusat Penyelamatan Satwa  untuk mengenal berbagai flora dan fauna dilindungi di dalam kawasan.

Juga dilaksanakan penyuluhan konservasi yang disampaikan oleh Penyuluh Kehutanan Eva Suryani, S.Hut tentang Fungsi dan manfaat hutan konservasi TWA Sibolangit,  dan juga oleh Kepala Resort CA/TWA Sibolangit Samuel Siahaan, SP. yang  menyampaikan pesan untuk menjaga lingkungan dengan mengurangi sampah plastik mulai dari diri sendiri, rumah dan di sekolah.

Kepala Sekolah memberikan apresiasi terhadap pembekalan yang diberikan kepada anak didiknya khususnya tentang Konservasi. Sekolah akan berkunjung kembali ke TWA Sibolangit untuk menambah ilmu Konservasi lainnya, ujar Kepala Sekolah.

Menjelang sore rombongan Komunitas Hijau MAN 3 Medan berjumlah  30 orang siswa/i dan 4 guru pendamping, dipimpin pembina Komunitas Hijau MAN 3 Medan Rifdah, S.Pd. tiba di TWA Sibolangit.  Kegiatan Komunitas Hijau MAN 3 Medan ini  sebagai bagian rangkaian kegiatan yang telah disepakati dengan Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Kesepakatan  Bersama Nomor 222/K.3/TU/PK/1/2020 tanggal 17 Januari 2020.

Rangkaian kegiatan MAN 3 Medan di TWA Sibolangit diawali dengan  pengenalan kawasan konservasi TWA Sibolangit di visitor center, dilanjutkan dengan  telusur hutan di jalur interpretasi A dan B, sejauh 1,5 Km  dipandu Kepala Resort CA dan TWA Sibolangit Samuel Siahaan,SP dan staf Mastria Ivit Jawak.

Sambil memandu, Kepala Resort mengenalkan berbagai jenis tumbuhan. Setelah elesai penjelasan di Kawasan,  dilanjutkan ke Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) untuk melihat langsung berbagai satwa liar dilindungi hasil penyerahan masyarakat dan Operasi Pengamananan Tumbuhan dan Satwa Liar oleh Balai Besar KSDA Sumatera Utara.

pembentukan 1
Komunitas Hijau MN 3 Medan sedang meninjau lokasi PPS Sibolangit (gbr. Kiri) dan penyerahan koleksi bahan-bahan informasi oleh Kepala Resort CA./TWA. Sibolangit, Samuel Siahaan, SP. kepada Pembina MAN 3 Medan, Rifdah, S.Pd.

Siswa/i kembali diingatkan agar berperan serta melestarikan satwa liar Indoensia, dengan cara melalui kampanye, tulisan, media sosial serta menginformasikan keberadaan satwa, apabila ada orang yang memelihara.

Pada bagian penutupan kegiatan diberikan Buku –buku Konservasi, stiker,  berbagai  Video Kawasan Konservasi dan Buletin Beo Nias, dari  Kepala Resort kepada pihak sekolah yang  diterima Guru Pembina MAN 3 Medan, Rifdah, S,Pd. Buku yang diberikan diharapkan dapat menambah koleksi  perpustakaan sekolah.. (Samuel Siahaan/PEH Pertama).