WARGA SERAHKAN MONYET EKOR PANJANG KE BALAI BESAR KSDA SUMUT

Monyet
Enter Rinayanti saat menyerahkan monyet ekor panjang kepada petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utaraa caption

Medan, 2 April 2020

          Sejinak jinaknya hewan peliharaan, satu hari kelak akan menimbulkan masalah. Begitulah yang dialami oleh Rinayanti, warga jln. Damai Sei Agul, Medan, yang memelihara satu individu satwa Monyet Ekor Panjang, jantan dewasa,  berumur sekitar 7-8 tahun, dan telah lama dipeliharanya.

          Meskipun telah dipelihara dan dirawat dengan baik dengan penuh kasih sayang, ternyata tidak menjamin monyet tersebut berkelakuan baik. Terbukti saat rantainya putus dan monyet lepas, malapetaka pun terjadi. Berbagai perabot rumah dirusak, dan bahkan 3 orang anak telah  menjadi korban gigitannya.

          Melihat bringas dan ganasnya monyet tersebut, mendorong Rinayanti segera melaporkannya ke Balai Besar KSDA Sumatera Utara. Petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara turun ke lokasi untuk menjerat satwa liar ini. Butuh kesabaran, sampai akhirnya monyet berhasil dijerat.

          Takut peristiwa terulang kembali, akhirnya Rinayanti menyerahkan Monyet ekor panjang tersebut ke Balai Besar KSDA Sumatera Utara, pada Jumat, 21 Febriari 2020, guna dilepasliarkan. Tidak menunggu waktu lama, pada hari itu juga, petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara segera melepasliarkannya ke kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Barisan, setelah sebelumnya berkoordinasi dengan pihak pengelola.

          Terobsesi dengan peristiwa yang dialami oleh Rinayanti, dan khawatir akan menimbulkan masalah dikemudian hari, Sutiadi, warga jln. Karya Setia, Medan, tidak jauh dari kediaman Rinayanti, juga dengan sukarela menyerahkan hewan peliharaannya satu individu monyet ekor panjang, jantan dewasa, berumur sekitar 6 tahun, kepada petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara pada Senin, 16 Maret 2020.

ekor panjang
Sutiadi menyerahkan monyet ekor pendek kepada petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara

Dalam penuturannya kepada petugas, hewan tersebut sudah dipeliharanya lebih kurang 5 tahun. Hewan ini dibelinya sebagai hadiah ulang tahun anaknya. Setelah melihat peristiwa yang dialami oleh Rinayanti, mendorongnya untuk sesegera mungkin menyerahkan hewan peliharaan tersebut kepada petugas, meskipun diiringi dengan tangis haru perpisahan dari seluruh anggota keluarganya.

Petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara, keesekon harinya, Selasa, 17 Maret 2020, melepasliarkan monyet tersebut ke kawasan Tahura Bukit Barisan Sumatera Utara.  (Agus Rinaldi dan M. Ali Iqbal Nasution, Balai Besar KSDA Sumut).