ORANGUTAN SUMATERA (Pongo abelii) MUNCUL DI TWA DELENG LANCUK – SUMATERA UTARA

Ou Sumatera Juni
Orangutan sumatera (Pongo abelii) terlihat di TWA Deleng Lancuk (kiri),
warga antusias melihat orangutan (kanan)

Kabupaten Karo, 12 Juni 2020

Danau Lau Kawar terletak di Taman Wisata Alam (TWA) Deleng Lancuk, Kabupaten Karo  kedatangan seekor Orangutan sumatera (Pongo abelii), sejak seminggu yang lalu muncul dan mengejutkan warga yang bermukim di sekitarnya.  Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, semenjak letusan Gunung Sinabung pada tahun 2010, Kawasan TWA Deleng Lancuk ditetapkan sebagai kawasan zona merah sehingga belum dapat dikunjungi oleh wisatawan. Berdasarkan penuturan masyarakat sekitar kawasan, bahwa sejak Tahun 2017 telah melihat orangutan di sekitar TWA Deleng Lancuk tepatnya di sekitar Danau Lau Kawar. Hal ini terjadi dikarenakan lokasi tersebut merupakan areal jelajah Orangutan sumatera (Pongo abelii) dari habitat aslinya yaitu di Taman Nasional Gunung Leuser atau di Tahura Bukit Barisan.

Orangutan sumatera (Pongo abelii) terlihat sering mencari pakan di sekitar Danau Lau Kawar. Salah satu jenis pakan kesukaan orangutan adalah Buah Mbettung (Ficus sp). Hampir semua jenis orangutan menyukai buah yang berasal dari tumbuhan spesies Ficus sp, famili Moraceae. Sebagian besar genus ini berbuah sepanjang tahun dan tidak mengikuti musim sehingga menjadi penyuplai pakan untuk hewan frugivora. Menurut Ronsted et al. 2007, menjelaskan bahwa terdapat 750 (tujuh ratus lima puluh) jenis Ficus sp tersebar di daerah tropis dan subtropis.

Orangutan Sumatera 2
Ficus sp. salah satu pohon pakan orangutan

Keberadaan Orangutan Sumatera (Pongo abelii) perlu dilestarikan karena sebagai salah satu spesies kunci dalam hutan yang  berperan penting dalam regenerasi hutan dimana keberadaannya merupakan penopang bagi spesies lainnya. Apabila spesies tersebut punah, maka akan berpengaruh bagi spesies satwa liar dan tumbuhan lainnya. Ayo bersama-sama kita saling bergandengan tangan melestarikan Orangutan Sumatera, baik masyarakat, Pemerintah, NGO, Swasta maupun elemen lainnya. Jika Sahabat melihat Orangutan, dapat menghubungi Call Center BBKSDA Sumatera Utara di 085376699066 (Ainy Amelya Utami-Penyuluh Kehutanan).