CA Sibolangit

Pada awalnya, kawasan CA. Sibolangit merupakan Kebun Raya (Botanical Garden) Sibolangit yang dibangun oleh Tuan J.A. Lorzing sebagai cabang dari Kebun Raya Bogor, selanjutnya Kebun Raya diubah statusnya menjadi CA. Kelompok Hutan Sibolangit melalui SK.Z.B. No.85/PK tanggal 24 Mei 1934 seluas 115 hektar. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian No.636/Kpts/Um/9/1980 tanggal 2 September 1980 tentang Perubahan Status. Sebagian Cagar Alam Sibolangit seluas ± 24,85 hektar menjadi Hutan Wisata cq. Taman Wisata. Cagar Alam Sibolangit terbentang antara 98o36’36” – 98o36’56” Bujur Timur dan 3o17’50” – 3o18’39” Lintang Utara, yang secara administratif berada di Desa Sibolangit, Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang. Berdasarkan administratif pengelolaan hutan konservasi, CA. Sibolangit berada di bawah pengelolaan Seksi Konservasi Wilayah II Stabat, Bidang KSDA Wilayah I Kabanjahe, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara. Luas CA. Sibolangit berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor 636/Kpts/Um/9/1980 adalah 90,15 hektar.

Berdasarkan peta geologi Sumatera Utara formasi geologi pada lahan CA. Sibolangit terbentuk dari andesit dan bahan batuan vulkanik. Jenis tanah podsolik dan tekstur hablur sehingga mudah meresap air serta hanyut dibawa air. Memiliki topografi bergelombang dengan faktor kemiringan 5-10% sedangkan ketinggian berada 558 m di atas permukaan laut. Menurut pembagian  iklim Schmidt dan Ferguson, CA. Sibolangit termasuk dalam iklim type B dengan curah hujan 2.500-30.000 mm/tahun dengan kelembaban antara 60-80% suhu rata-rata maksimum 35,6oC dan minimum 25,3oC. Vegetasi yang banyak dijumpai adalah jenis Nyamplung, Meranti (Shorea sp), Manggis (Garcia sp), Kenangan, Kayu Manis, 30 species Ficus, 20 jenis Kecing (Quercus sp), Palm, Rotan, Bambu dan jenis lainnya. Jenis fauna yang sering dijumpai adalah kera (Macaca fasicularis), lutung (Presbytis sp), burung kutilang (Pycnonotus aurigaster), elang bido (Spilornis cheela), kacer, srigunting (Dicrurus sp), rangkong (Famili Bucerotidae), dan hewan lainnya seperti: babi hutan (Sus scrofa), kancil, kus-kus, ular phyton (Oyton reticulatus), kadal (Mabayu multifasciatus), biawak (Varanus salvator) dan jenis lainnya.

%d blogger menyukai ini: