Fungsi

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara menyelenggarakan fungsi di wilayah kerjanya, sebagai berikut:

  1. inventarisasi potensi, penataan kawasan dan penyusunan rencana pengelolaan cagar alam, suaka margasatwa, taman wisata alam dan taman buru;
  2. pelaksanaan perlindungan dan pengamanan cagar alam, suaka margasatwa, taman wisata alam, taman buru;
  3. pengendalian dampak kerusakan sumber daya alam hayati;
  4. pengendalian kebakaran hutan di cagar alam, suaka margasatwa, taman wisata alam dan taman buru;
  5. pengelolaan jenis tumbuhan dan satwa liar beserta habitatnya serta sumberdaya genetik dan pengetahuan tradisional;
  6. pengembangan dan pemanfaatan jasa lingkungan;
  7. evaluasi kesesuaian fungsi, pemulihan ekosistem dan penutupan kawasan;
  8. penyiapan pembentukan dan operasionalisasi Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK);
  9. penyediaan data dan informasi, promosi dan pemasaran konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya;
  10. pengembangan kerjasama dan kemitraan bidang konservasi sumberdaya alam dan ekosistemnya;
  11. pengawasan dan pengendalian peredaran tumbuhan dan satwa liar;
  12. koordinasi teknis penetapan koridor hidupan liar;
  13. koordinasi teknis pengelolaan taman hutan raya dan kawasan ekosistem esensial;
  14. pengembangan bina cinta alam serta penyuluhan konservasi sumberdaya alam dan ekosistemnya;
  15. pemberdayaan masyarakat di dalam dan sekitar kawasan konservasi;
  16. pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga serta kehumasan.
%d blogger menyukai ini: