Warga Serahkan Siamang

Penyerahan satwa Siamang kepada petugas Bidang KSDA Wilayah III Padangsidimpuan (photo credit: darmawan)

Seorang warga Desa Lingga Tiga, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Dewi Afriani, 40 tahun, menyerahkan seekor satwa liar yang dilindungi jenis simpanse, Siamang (Hylobatidae), pada Sabtu, 15 April 2017, kepada Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Seksi Konservasi Wilayah V Sipirok. Read More

Hari Bumi di TWA Sibolangit

Hari Bumi Tahun 2017, kembali diperingati. Momentum penting ini tidak dilewatkan begitu saja. Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Bidang Konservasi Wilayah I Kabanjahe dan Resort Konservasi Wilayah Sibolangit mengekspresikan Hari Bumi ini dengan menggelar berbagai acara. Read More

Rencana penyeludupan 300 ekor Belangkas atau Ketam Tapak Kuda (Tachypleus gigas), dari pantai timur Sumatera, tepatnya dari Sungai Airmasin Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, menuju negara Thailand, berhasil digagalkan oleh Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), pada Jumat (28/4). Read More

Picture1

Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Dr. Ir. Hotmauli Sianturi, M.Sc.For, sedang diwawancarai awak media berkaitan dengan kematian gajah.

Sehubungan dengan ditemukannya 1 (satu) ekor Gajah yang mati di Dusun Pancasila Desa Mekar Makmur Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, bersama ini kami sampaikan kronologis penanganannya sebagaimana diuraikan dibawah ini :

  1. Pada Selasa, 18 April 2017, sekitar pukul 12.00 WIB, Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Stabat menerima laporan dari   Anhar Lubis, lembaga mitra Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Veterinary Society for Sumatran Wildlife Conservation (Vesswic), mengenai adanya gajah liar yang mati di areal kebun PT Perkebunan Inti Sawit Subur (PISS) sebagaimana dilaporkan oleh security perkebunan. Laporan adanya kematian gajah dimaksud juga diterima dari masyarakat Desa Mekar Makmur yang melaporkan melalui telepon.

Read More

RAKOR KEPEGAWAIAN 2017

Picture1

Kepala BBKSDA Sumatera Utara, Dr. Ir. Hotmauli Sianturi, M.Sc.For, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha, Dr. Tri Atmojo, S.Hut, MT, sedang memberikan pengarahan pada acara rapat koordinasi kepegawaian (photo credit: evansus manalu)

Dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai lingkup Balai Besar KSDA Sumatera Utara, pada tanggal 11 s.d 13 April 2017, dilaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Kepegawaian Tahun 2017, bertempat di Thyesza Hotel di pulau Samosir. Read More

Picture1

Petugas BBKSDA Sumatera Utara sedang melakukan pelepasliaran Kukang (photo credit: dede tanjung)

Kukang atau Malu-malu (Nycticebus coucang) merupakan satwa yang aktif di malam hari (nokturnal) dan banyak beraktifitas di atas pohon (arboreal). Dapat hidup hingga usia 25 tahun dan termasuk omnivora, memakan buah-buahan, batang dan kulit kayu, laba-laba, siput serta telur burung. Read More

PENYERAHAN & PELESPALIARAN KUKANG

IMG-20170331-WA0012 (1)

Penyerahan Kukang oleh masyarakat kepada BBKSDA Sumatera Utara (photo credit: mulya)

Balai Besar KSDA Sumatera Utara kembali menerima penyerahan 1 (satu) ekor satwa Kukang (Nycticebus coucang) dari warga masyarakat. Angga Pramana, penduduk jl. Amaliun Gang Hidayah, Medan, dengan kesadaran sendiri dan secara sukarela, menyerahkan Kukang peliharaannya kepada petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara, pada Jumat (31/3).

Menurut penuturannya, Kukang tersebut dibelinya dari seseorang seharga Rp. 220.000,-. Disaat dia mencari informasi tentang asupan makanan Kukang melalui internet, secara tidak sengaja ditemukannya kalimat yang menyebutkan bahwa Kukang adalah salah satu jenis satwa liar yang dilindungi Undang-undang.

Menyadari hal itu, timbul niat Angga untuk menyerahkan satwa tersebut agar dilepasliarkan ke alam (habitatnya). Lalu ia kembali mencari informasi melalui internet, kepada siapa (institusi/lembaga) yang layak untuk menerima Kukang dimaksud. Akhirnya dia menemukan informasi, bahwa Balai Besar KSDA Sumatera Utara merupakan institusi pemerintah yang berwenang untuk menampung penyerahan satwa liar yang dilindungi Undang-undang dari masyarakat.

Kondisi kukang pada saat serah terima dalam keadaan baik,  namun sesuai dengan prosedur, tetap dilakukan pemeriksaan kesehatan di Pusat Penampungan Satwa (PPS) TWA/CA. Sibolangit, Kab. Deli Serdang. Dan hasil pemeriksaan,  Tim medis merekomendasikan Kukang tersebut layak untuk di release (dilepasliarkan). Pelepasliaran dilakukan di kawasan hutan di Sibolangit.

Picture1

Kukang segera beradaptasi dengan habitatnya saat dilepasliarkan (photo credit: samuel siahaan)

M. Ali Iqbal Nasution dan Mulya Fitra, SP., staf Seksi Perencanaan, Perlindungan dan Pengawetan, menyebutkan bahwa penyerahan satwa Kukang ini adalah untuk yang ketiga kalinya (jumlah keseluruhan 4 ekor) yang diserahkan warga kepada Balai Besar KSDA Sumatera Utara, selama kurun waktu 3 bulan (Januari s.d Maret 2017), serta berharap semakin banyak warga masyarakat yang sadar/peduli dan mau menyerahkan satwa liar (yang dilindungi undang-undang) peliharannya kepada Balai Besar KSDA Sumatera Utara. (Evan).

IMG-20170403-WA0005 (1)

Kepala Bidang KSDA Wilayah I Kabanjahe, Amin Ahmadi, SH., M.Si, sedang menyampaikan materi mengendai perlindungan kawasan konservasi pada acara jurnalistik lingkungan (photo credit: hardi)

Lembaga The Society of Indonesian Environmental Journalist (SIEJ) Sumatera Utara bekerjasama dengan Wahana Lingkungan Hidup Sumatera Utara (Walhi Sumut), menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik Lingkungan (Seri 1) dari tanggal 31 Maret 2017 s.d 2 April 2017, di Hotel Grand Ori, Berastagi, Kab. Karo.

Salah satu narasumber dalam pelatihan ini adalah Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, yang menyajikan materi tentang Fungsi dan Wewenang BBKSDA Sumatera Utara Dalam Perlindungan Kawasan Konservasi di Sumatera Utara. Topik materi ini sesuai dengan permintaan Panitia melalui suratnya Nomor : 002-01/III/SIEJ/2017 tanggal 2 Maret 2017.

Read More

SPIP

Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara sedang memberikan arahan dan materi paparan sosialisasi SPIP TAhun 2017 (photo credit: evansus manalu)

Tuntutan terhadap peningkatan kinerja Birokrasi saat ini semakin menguat, dan setidaknya ada 3 sasaran  reformasi birokrasi yang terus didengung-dengungkan, yaitu : Pemerintahan yang belum bersih, kurang akuntabel dan berkinerja rendah, ; pemerintahan yang belum efektif dan efisien, serta pelayanan publik yang buruk. Ketiga hal inilah yang kemudian menjadi sasaran reformasi birokrasi sehingga nantinya diharapkan akan terwujud  pemerintahan yang bersih, akuntabel dan berkinerja tinggi ;  pemerintahan yang efektif dan efisien ; serta pelayanan publik yang baik dan berkualitas. Read More

27032017

Petugas BBKSDA Sumatera Utara sedang menerima satwa jenis Owa Ungko dari seorang masyarakat di Jalan Sei Asahan Medan (photo credit: dede tanjung)

Pada sabtu tanggal 25 Maret 2017, Balai Besar KSDA Sumatera Utara bersama mitra Orangutan Information Centre telah menerima satwa yang dilindungi undang-undang jenis Owa ungko  (Hylobates agilis) dari salah seorang warga masyarakat di Jalan Sei Asahan Medan. Satwa tersebut telah dipelihara selama kurang lebih 2 Tahun dalam kandang dan ditempatkan di bagian belakang rumah. Menurut pengakuan pemilik bahwa yang bersangkutan memperoleh satwa tersebut dari temannya di kabupaten Asahan. Read More