BBKSDA SUMATERA UTARA

Archives

Berkenaan dengan kematian seekor bayi Gajah di Dusun Sumber Waras Desa Sei Serdang, Kecamatan Batang Serangan Kabupaten Langkat, Balai Besar KSDA Sumatera Utara bersama dengan Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser melakukan konprensi pers, pada Rabu, 25 Oktober 2017, di ruang rapat Balai Besar KSDA Sumatera Utara. Dihadapan jurnalis/wartawan dari berbagai media, baik cetak maupun elektronik, Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Dr. Tri Atmojo, S.Hut., MT., didampingi Kepala… Read More

Akhirnya, pada Kamis, 19 Oktober 2017, bertempat di Paluh Berembang Desa Tapak Kuda Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, ditandatangani Perjanjian Kerjasama antara Balai Besar KSDA Sumatera Utara dengan Kelompok Tani Tumbuh Subur. Perjanjian Kerjasama ini berkaitan dengan kolaborasi rehabilitasi kawasan SM. Karang Gading Langkat Timur Laut, khususnya yang berada di Paluh Berambang. Dengan perjanjian kerjasama ini, maka pihak Kelompok Tani Tumbuh Subur akan melakukan pengelolaan kawasan dengan merehabilitasi kawasan dilahan yang ditentukan… Read More

Rabu, 18 Oktober 2017, Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Dr. Ir. Hotmauli Sianturi, beserta jajarannya melakukan kunjungan ke KODAM I Bukit Barisan dalam rangka audiensi upaya konservasi dan permasalahannya di Provinsi Sumatera Utara. Dalam acara tersebut, Pangdam I Bukit Barisan, Mayjend. Cucu  Somantri, menerima langsung rombongan BBKSDA Sumatera Utara.

Untuk kesekian kalinya, warga masyarakat menyerahkan satwa liar dilindungi undang-undang. Kali ini, Asmin, warga Jln. Garuda Medan, menyerahkan 1 (satu) ekor Elang Hitam, kepada petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara, pada Rabu, tanggal 4 Oktober 2017. “Burung Elang Hitam, yang berusia sekitar 1 tahun, diterima dalam keadaan baik. Untuk mengetahui kondisi kesehatannya, satwa liar ini selanjutnya, pada  Kamis, 5 Oktober 2017, dititipkan di Pusat Penampungan Satwa (PPS) Sibolangit. Di tempat ini nantinya… Read More

 Si “Momo”, seekor Siamang (Symphalangus syndactylus), berjenis kelamin jantan, berumur sekitar 2 tahun, yang selama ini dipelihara oleh Ridho Alfayul, mahasiswa, warga Belawan, pada Kamis, 14 September 2017, diserahkan kepada Balai Besar KSDA Sumatera Utara.

Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) merupakan salah satu momentum peringatan lingkungan hidup di Indonesia. Peringatan HKAN ini pertama kali diselenggarakan pada tanggal 10 Agustus 2009, dimana Presiden RI ke-6, Soesilo Bambang Yudhoyono menetapkannya dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2009. Penyelenggaraan Peringatan HKAN dimaksudkan sebagai upaya kampanye dan sosialisasi kepada masyarakat luas akan pentingnya konservasi alam bagi kehidupan serta kesejahteraan umat manusia. Disamping itu, juga, untuk mengedukasi masyarakat agar ikut serta… Read More

Bermula dari laporan seorang anggota Polmas (Polisi Masyarakat) Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Samsul, pada Rabu, 30 Agustus 2017, tentang keberadaan seekor Ular phyton jenis Sanca Batik disebuah rumah didesa tersebut, berukuran besar panjangnya lebih kurang 8 meter dan berumur sekitar 17 tahun.

Upaya penyeludupan burung Cendrawasih Kuning Besar (Paradisaea apoda), yang merupakan jenis satwa liar  dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, berhasil digagalkan oleh petugas Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan, pada  Kamis, 10 Agustus 2017, di Kargo Bandara Kualanamu Internasional.

Seekor Elang Brontok, yang dipelihara warga Jln. Melati No. 307 Tanjung Anom, diserahkan kepada petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara, pada Rabu, 9 Agustus 2017. Ali Iqbal Nasution, staf Perencanaan, Perlindungan dan Pengawetan, Balai Besar KSDA Sumatera Utara, menjelaskan bahwa sebelumnya, pada Senin (7/8), petugas mendapat informasi tentang keberadaan seekor Elang Brontok yang dipelihara oleh warga.

Global Tiger Day (GTD) atau peringatan Hari Harimau Sedunia, merupakan peringatan tahunan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap konservasi harimau di dunia. Salah satu tujuan peringatan GTD, sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Kehutanan Nomor 45/2007 tentang Strategi dan Rencana Aksi Konservasi Harimau, adalah untuk meningkatkan dukungan masyarakat luas terhadap upaya konservasi harimau baik di dalam maupun pada tataran global.