BBKSDA SUMATERA UTARA

Archives

Setelah sukses peluncuran (launching) Program Pendidikan dan Penyuluhan KSDA, pada Rabu 11 Oktober 2017 lalu, maka untuk pertama kalinya siswa/siswi SMP Negeri 2 Sibolangit mengikuti/menjalani program dengan kegiatan pembelajaran di lingkungan sekolah, pada Rabu 18 Oktober 2017. Dipandu dan dibimbing narasumber dari Balai Besar KSDA Sumatera Utara, masing-masing Evansus Renandi Manalu dan Samuel Siahaan, peserta dibekali dengan pengetahuan tentang keanekaragaman hayati dan kawasan konservasi.

Selasa, 17 Oktober 2017, Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Sibolangit menerima satwa liar dilindungi Undang-undang sebanyak 4 (empat) ekor yang terdiri dari jenis Elang Bondol (Heliartus indus) sebanyak 3 (tiga) ekor dan Nuri Merah Kepala Hitam (Lorius domicella) sebanyak 1 (satu) ekor dari Tim Seksi Konservasi Wilayah III Kisaran, Balai Besar KSDA Sumatera Utara.

Rabu, 18 Oktober 2017, Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Dr. Ir. Hotmauli Sianturi, beserta jajarannya melakukan kunjungan ke KODAM I Bukit Barisan dalam rangka audiensi upaya konservasi dan permasalahannya di Provinsi Sumatera Utara. Dalam acara tersebut, Pangdam I Bukit Barisan, Mayjend. CucuĀ  Somantri, menerima langsung rombongan BBKSDA Sumatera Utara.

Selasa (28/6) pukul 10.00 WIB, tim yang terdiri atas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDASU), Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2HLHK) Wilayah I Sumatera dan Komando Distrik Militer (Kodim) 02/01 BS menyita 1 (satu) buah eskavator

Sabtu (25/6), Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDASU) melalui tim yang dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Usaha Dr. Tri Atmojo, S.Hut., MT beserta dengan Seksi Konservasi Wilayah II Langkat bersama dengan mitra konservasi Orangutan Information Center (OIC) melakukan penyitaan satwa liar jenis Elang dan Macan Akar yang dipelihara oleh masyarakat di daerah PantaiĀ 

Berawal dari informasi Indonesian Species Conservation Programme (ISCP), mitra Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDASU) yang bergerak pada konservasi spesies Burung Beo Nias dan rehabilitasi Kukang (Nictycebus coucang), terdapat masyarakat di sekitar CA/TWA Sibolangit yang memelihara Kukang. Sebagai mitra konservasi, ISCP telah berinisiatif melakukan pendekatan kekeluargaan

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDASU), sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memiliki 3 (tiga) tugas pokok utama di bidang konservasi yakni, perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya dan pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan