BBKSDA SUMATERA UTARA

Archives

Adianbaja, 9 April 2018 menjadi momentum penting bagi Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (KSDA) Sumatera Utara dalam program pemberdayaan masyarakat desa penyangga melalui perhutanan sosial dengan kemitraan konservasi. Kelompok Tani Nauli yang berkedudukan di Dusun V Adianbaja Desa Meranti Timur Kecamatan Pintu Pohan Meranti Kabupaten Toba Samosir berkomitmen menjalin kerjasama dengan Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui kemitraan konservasi di dalam Kawasan Konservasi Suaka Margasatwa (SM) Dolok Surungan I.

Untuk pertama kalinya Bidang KSDA Wilayah II Pematangsiantar, Balai Besar KSDA Sumatera Utara melakukan pendidikan konservasi lingkungan hidup bagi masayarakat di sekitar kawasan konservasi dengan pelajar sekolah merupakan prioritas. Pendidikan Konservasi Lingkungan ini dikemas dalam kegiatan School Visit yang dilaksanakan tanggal 23 Maret 2018 di Kawasan Konservasi TWA. Sijaba Hutaginjang dengan Peserta SMP Negeri 3 Muara Desa Hutaginjang Kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara dan tanggal 24 Maret 2018 di SM. Dolok Surungan… Read More

Bermula dari postingan melalui Media Sosial Facebook milik Donal Sirait, yang mengisahkan tentang nasib sedih seekor burung Elang Brontok yang berhasil diselamatkannya dari lilitan seekor ular di areal persawahan warga, di Desa Sionggang Utara, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba Samosir, pada Rabu, 14 Maret 2018.

Lagi, warga masyarakat yang peduli terhadap kelestarian satwa liar, khususnya yang dilindungi Undang-undang, menyatakan kepeduliannya dengan menyerahkan satwa liar Kucing Hutan kepada petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara untuk dilepasliarkan. Adalah Rotua Fransiska Nababan, pekerjaan wiraswasta, penduduk Kota Medan, yang terpanggil untuk secara sukarela menyerahkan 1 (satu) ekor satwa Kucing Hutan (Felis bengalensis) peliharaannya kepada petugas. Satwa yang dalam kondisi sehat dan diperkirakan berumur 7 bulan ini diterima langsung oleh Kepala Resort… Read More

Suaka Margasatwa (SM) Dolok Surungan yang membentang di wilayah Kabupaten Toba Samosir (meliputi wilayah Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Habinsaran, Parsoburan dan Parhitean) serta sebagian berada di Kabupaten Labuhan Batu Utara, merupakan habitat penting bagi hidup dan berkembang biaknya satwa liar terutama Tapir dan Harimau Sumatera. Perjumpaan terhadap satwa-satwa liar yang ada di dalam kawasan SM Dolok Surungan ini merupakan peristiwa yang langka. Oleh karena itu, berbagai upaya mencari jejak satwa liar tersebut… Read More

Suasana pagi menjelang siang, pada Kamis, 7 Desember 2017, menjadi meriah, ketika rombongan Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Ir. Wiratno, M.Sc., yang mewakili Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan disambut oleh tarian daerah Simalungun saat memasuki tempat upacara. Hari itu menjadi hari yang bersejarah, karena Aek Nauli Elephant Conservation Camp (ANECC), diresmikan oleh Direktur Jenderal KSDAE, disaksikan oleh Kepala Badan Penelitian¬† Pengembangan (Litbang) dan Inovasi Kementerian Lingkungan Hidup dan… Read More

Sabtu, 4 November 2017, Direktur Jenderal KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ir. Wiratno, M.Sc menandatangani nota kesepahaman dengan Rektor Universitas Sumatera Utara tentang penguatan fungsi berupa dukungan penyelenggaraan kawasan suaka alam (KSA) dan kawasan pelestarian alam (KPA) dengan pendekatan ilmiah (scientific based) untuk tujuan konservasi keanekaragaman hayati di sumatera.

Selasa, 17 Oktober 2017, Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Sibolangit menerima satwa liar dilindungi Undang-undang sebanyak 4 (empat) ekor yang terdiri dari jenis Elang Bondol (Heliartus indus) sebanyak 3 (tiga) ekor dan Nuri Merah Kepala Hitam (Lorius domicella) sebanyak 1 (satu) ekor dari Tim Seksi Konservasi Wilayah III Kisaran, Balai Besar KSDA Sumatera Utara.

Tim Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Seksi Konservasi Wilayah III Kisaran, pada Kamis,¬† 12 ¬†Oktober 2017, melakukan kegiatan pengamanan dan evakuasi satwa liar 2 (dua) ekor Buaya Senyulong (Tomistoma schlegelii) di Kota Kisaran. Kedua ekor buaya tersebut diserahkan dari si penyimpan/pemelihara, masing-masing Hj. Rosdiana dan Homer. Menurut keterangan keluarga Hj. Rosdiana, warga Jalan Sisingamangaraja Gang Amal No. 15 Kisaran, bahwa buaya dimaksud dibeli oleh putranya alm. Darma Vinaya, dari salah seorang… Read More

Bermula dari informasi masyarakat tentang keberadaan beberapa jenis satwa yang dilindungi undang-undang, di lokasi Taman Rekreasi Liliwangsa, tepatnya di Nagori (Desa) Sido Tani, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun. Bermodalkan informasi tersebut, pada Jumat, 11 Agustus 2017, Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Kisaran, Zainuddin beserta staf, langsung meluncur ke lokasi dan menemui pemiliknya, Sdr. Tumin.