BBKSDA SUMATERA UTARA

Archives

Tindakan yang tidak bijaksana dari warga masyarakat Desa Simardona, dengan membakar lahannya untuk kegiatan perladangan, nyaris berdampak buruk terhadap kawasan SM. Barumun. Sekitar 50 hektar di kawasan SM. Barumun menjadi korban lalapan si jago merah. Peristiwa itu terjadi pada Senin, 20 November 2017, bermula dari laporan Koordinator mahout gajah Barumun, tentang terjadinya kebakaran di sekitar kawasan tersebut. Api terlihat jelas dari barak gajah. Menindak lanjuti laporan dimaksud, Kepala Seksi Konservasi Wilayah VI… Read More

KPHK Barumun menjadi topik perbincangan hangat. Berbagai pihak dengan semangat dan kepedulian yang sama, pada Selasa, 14 Nopember 2017, mendeklarasikan Konservasi KPHK Barumun, di Barumun Nagari Wildlife Sanctuary (BNWS). Deklarasi tersebut menegaskan : bahwa KPHK Barumun (SM Barumun) yang merupakan kawasan konservasi seluas 36.261 ha yang terletak di Kabupaten Padang Lawas Utara, Kabupaten Padang Lawas, Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara, berfungsi sebagai paru-paru dunia, penyangga sistem kehidupan,… Read More

Rabu, 9 Agustus 2017 pukul 16.00 WIB, Seksi Konservasi Wilayah VI (SKW VI) Kotapinang mendapat laporan dari Kepala DAOPS Manggala Agni Labuhan Batu (Sdr. Risky Ismana Nasution SP) yang mendapatkan info dari BLH Kabupaten Labuhan Batu Selatan bahwa ada kejadian buaya yang ditangkap warga di Dusun Saruja Desa Pasir Tuntung Kecamatan Kota Pinang Kabupaten Labuhan Batu Selatan; Koordinasi dilakukan ke pemilik penangkaran UD. Alian Ruswan di Kabupaten Batu Bara untuk rencana penitipan… Read More

Sabtu 8 Juli 2017 sekitar pukul 11.15 WIB, Madan Harahap warga Desa Sihaporas, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas (Palas), saat kembali dari kebun berpapasan dengan Harimau Sumatera, sehingga untuk kembali ke kampung terpaksa harus mencari jalan lain. Selanjutnya warga tersebut melaporkannya ke pihak Koramil 07/Sosopan; Mendapat laporan, petugas Koramil 07/Sosopan kemudian melakukan pengecekan atas laporan warga tersebut dan menemukan jejak kaki harimau sebanyak 2 ekor (dewasa dan anak-anak) yang berada lebih kurang… Read More

Berita duka  kematian seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) kembali terjadi. Untuk menelusuri kronologis kejadian yang menimpa si raja hutan ini, kami mencoba menghubungi dan mengkonfirmasi langsung kepada Kepala Bidang Konservasi Wilayah III Padangsidimpuan, melalui Kepala Seksi Konservasi Wilayah VI Kota Pinang, Darmawan, S.Hut., M.Sc.

Masih ingat dengan Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang terjerat di Desa Parmonangan, Kecamatan Panribuan, Kabupaten Simalungun ? Ketika itu, Jum’at, 5 Mei 2017, Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Sumatera Utara melalui Bidang Konservasi Wilayah II Pematang Siantar bersama pihak-pihak terkait dan masyarakat, berhasil menyelamatkan seekor Harimau Sumatera yang terjerat di areal kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) milik PT. Toba Pulp Lestari (TPL).

Senin (25/7) malam hari, personil Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort (Polres) Labuhan Batu berhasil mengamankan 11 (sebelas) ekor satwa liar jenis Trenggiling di Jalan Pardamean Simpang Hockly Bypass Rantauprapat dengan kondisi 10 (sepuluh) ekor hidup dan 1 (satu) ekor mati. Trenggiling berhasil diamankan petugas dari sebuah bus rute Padangsidimpuan-Medan. Petugas melakukan

Rabu (20/7), Tim Gabungan yang terdiri atas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDASU), Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2HLHK) Wilayah I Sumatera dan Sub Denpom I/2-3 Padangsidimpuan melakukan operasi pengamanan kawasan konservasi Suaka Margasatwa Barumun di Desa Bargotopong Kecamatan Batunadua Padangsidimpuan Kota Padangsidimpuan. Operasi

Dalam rangka penyusunan standar pengelolaan lingkungan berupa disain keteknikan sanctuary untuk mendukung sistem pengelolaan KPHK SM Barumun, pada tanggal 30 Mei 2016 Kepala Pusat Keteknikan Kehutanan dan Lingkungan drh. Indra Exploitasia melakukan peninjauan langsung ke SM Barumun. Kunjungan dimaksudkan sebagai bagian dari penyusunan Detail Engineering Design (DED)

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDASU), dalam upaya konservasi tumbuhan dan satwa liar di Provinsi Sumatera Utara, menjalin kerjasama dengan mitra-mitranya demi pencapaian upaya konservasi yang optimal. Sumatra Rainforest Institute (SRI), sebagai salah satu mitra konservasi BBKSDASU, pada tanggal 26 Mei 2016 bersama-sama dengan tim