BBKSDA SUMATERA UTARA

Archives

Medan, 10 Januari 2019 Memulai awal tahun 2019, Balai Besar KSDA Sumatera Utara melakukan Rapat Evaluasi  pelaksanaan kegiatan sepanjang tahun anggaran 2018 dan juga persiapan pelaksanaan kegiatan untuk tahun anggaran 2019, pada Senin 7 Januari 2018, di ruang rapat Balai Besar KSDA Sumatera Utara.

Sibolangit, 17 Desember 2018 Setelah sebelumnya kawasan SM Siranggas, SM. Karang Gading Langkat Timur Laut, TWA Sibolangit dan TWA Danau Sicike-cike menjadi lokasi pelepaslaiaran satwa liar yang dilindungi undang-undang, kali ini giliran Taman Wisata Alam Dolok Tinggi Raja yang dijadikan sebagai lokasi pelepasliaran burung elang dan mura daun, Kamis, 13 Desember 2018. Adapun jenis burung yang dilepasliarkan adalah Elang Hitam (Ictinaetus malayensis) yang merupakan penyerahan dari masyarakat Kota Medan dan menjadi penghuni … Read More

Pematang Siantar, 7 Desember 2018. Bermula dari  kegiatan/aktivitas memancing warga Desa Perkebunan Milano Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara, di selokan air yang ada di sekitar perkebunan Milano. Saat itulah warga menemukan satu individu Buaya sinyulong (Tomistoma schlegelii), pada kamis, 30 November 2018, dan kemudian mengamankan buaya tersebut.

Pematangsiantar, 14 Agustus 2018 Bermula pada Sabtu tanggal 11 Agustus 2018, tim Balai Besar KSDA Sumatera Utara mendapatkan laporan tentang keberadaan satu individu Buaya Sinyulong (Tomistoma schlegelii). Buaya Sinyulong ini kerap menampakkan diri di aliran sungai Aek Natas Kelurahan Bandar Durian Kecamatan Aek Natas Kabupaten Labuhan Batu Utara dan mengganggu warga yang sedang mandi serta memancing.

Pematangsiantar, 3 Agustus 2018 Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Bidang Konservasi Wilayah II Pematangsiantar menerima penyerahan satwa yang dilindungi dari Beby, warga kota Pematangsiantar, berupa satu individu Burung kakaktua Jambul Kuning (Cacatua galerita ) dan satu individu Elang Bondol (Haliastur indus), pada hari Sabtu tanggal 28 Juli 2018, di kediamannya Desa Simarito Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar.

Tanjung Dolok, 31 Juli 2018 Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, melalui Bidang KSDA Wilayah II Pematangsiantar, baru-baru ini menyelenggarakan  kegiatan Visit to School di Sekolah Dasar (SD) Negeri No. 095186 Tanjung Dolok, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai upaya  edukasi dan penyadartahuan sejak dini akan pentingnya konservasi.

Labuhan Batu Utara, 20 Juli 2018 Konflik buaya dengan manusia kembali terjadi, kali ini di Desa Sipare-Pare Hilir Kecamatan Marbau Kabupaten Labuhan Batu Utara. Bermula pada hari Minggu 15 Juli 2018 Kepala Bidang KSDA Wilayah II Pemantangsiantar mendapat informasi dari Kapolsek Marbau tentang satu individu buaya yang meresahkan masyarakat.  Selanjutnya Kepala Bidang KSDA Wilayah II langsung memerintahkan kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) III Kisaran untuk menangani permasalahan tersebut.  

Selasa, 17 Oktober 2017, Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Sibolangit menerima satwa liar dilindungi Undang-undang sebanyak 4 (empat) ekor yang terdiri dari jenis Elang Bondol (Heliartus indus) sebanyak 3 (tiga) ekor dan Nuri Merah Kepala Hitam (Lorius domicella) sebanyak 1 (satu) ekor dari Tim Seksi Konservasi Wilayah III Kisaran, Balai Besar KSDA Sumatera Utara.

Tim Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Seksi Konservasi Wilayah III Kisaran, pada Kamis,  12  Oktober 2017, melakukan kegiatan pengamanan dan evakuasi satwa liar 2 (dua) ekor Buaya Senyulong (Tomistoma schlegelii) di Kota Kisaran. Kedua ekor buaya tersebut diserahkan dari si penyimpan/pemelihara, masing-masing Hj. Rosdiana dan Homer. Menurut keterangan keluarga Hj. Rosdiana, warga Jalan Sisingamangaraja Gang Amal No. 15 Kisaran, bahwa buaya dimaksud dibeli oleh putranya alm. Darma Vinaya, dari salah seorang… Read More

Bermula dari informasi masyarakat tentang keberadaan beberapa jenis satwa yang dilindungi undang-undang, di lokasi Taman Rekreasi Liliwangsa, tepatnya di Nagori (Desa) Sido Tani, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun. Bermodalkan informasi tersebut, pada Jumat, 11 Agustus 2017, Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Kisaran, Zainuddin beserta staf, langsung meluncur ke lokasi dan menemui pemiliknya, Sdr. Tumin.