BBKSDA SUMATERA UTARA

Archives

Perdagangan on-line satwa dilindungi kembali terjadi. Kali ini Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) berhasil mengungkapnya. Bermula dari informasi masyarakat tentang terjadinya perdagangan on-line di media sosial facebook, pada Senin, 12 Maret 2018, pihak Polda Sumut berhasil menangkap seorang yang berprofesi sebagai mahasiswa, bertempat tinggal di Lubuk Pakam, Kab. Deli Serdang.

Bermula dari Quick Response yang diinformasikan oleh warga masyarakat melalui call centre 085376699066 tentang didapatkannya seekor kura-kura saat memancing di sungai di seputaran jalan Karya Jaya gang Meteorologi, Kota Medan. Menindaklanjuti laporan tersebut, Team Balai Besar KSDA Sumatera Utara turun ke lokasi, pada Rabu, 7 Maret 2018, dan melakukan identifikasi.

Masih ingat Robert, si Orangutan Sumatera yang pada tanggal 26 Desember 2017 lalu, diserahkan ke Pusat Karantina Orangutan Sumatera (PKOS) Batu Mbelin, Sibolangit, untuk menjalani perawatan dan penanganan medis akibat mengalami patah tulang di Stasiun Reintroduksi Bukit Tiga Puluh Jambi. Tim Medis dari Sumateran Orangutan Conservation Program  (SOCP)  yang dibantu oleh dr. Andreas Messikomer, ahli Orthopedi berkebangsaan Swiss, pada tanggal 27 Desember 2017, segera melakukan operasi reposisi tulang, dan operasi tersebut dinyatakan… Read More

Bermula dari informasi yang diterima oleh tim Cyber Patrol Tipiter (Tindak Pidana Tertentu) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreksrimsus) Polda Sumatera Utara tentang keberadaan satwa dilindungi di sebuah rumah di Jalan Garu II Medan. Informasi tersebut kemudian ditindak lanjuti dengan melakukan penggerebekan, pada Rabu, 31 Januari 2018, dan hasilnya menemukan sejumlah satwa.

Untuk kesekian kalinya, warga masyarakat menyerahkan satwa liar dilindungi undang-undang. Kali ini, Asmin, warga Jln. Garuda Medan, menyerahkan 1 (satu) ekor Elang Hitam, kepada petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara, pada Rabu, tanggal 4 Oktober 2017. “Burung Elang Hitam, yang berusia sekitar 1 tahun, diterima dalam keadaan baik. Untuk mengetahui kondisi kesehatannya, satwa liar ini selanjutnya, pada  Kamis, 5 Oktober 2017, dititipkan di Pusat Penampungan Satwa (PPS) Sibolangit. Di tempat ini nantinya… Read More

 Si “Momo”, seekor Siamang (Symphalangus syndactylus), berjenis kelamin jantan, berumur sekitar 2 tahun, yang selama ini dipelihara oleh Ridho Alfayul, mahasiswa, warga Belawan, pada Kamis, 14 September 2017, diserahkan kepada Balai Besar KSDA Sumatera Utara.

Upaya penyeludupan burung Cendrawasih Kuning Besar (Paradisaea apoda), yang merupakan jenis satwa liar  dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, berhasil digagalkan oleh petugas Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan, pada  Kamis, 10 Agustus 2017, di Kargo Bandara Kualanamu Internasional.

Seekor Elang Brontok, yang dipelihara warga Jln. Melati No. 307 Tanjung Anom, diserahkan kepada petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara, pada Rabu, 9 Agustus 2017. Ali Iqbal Nasution, staf Perencanaan, Perlindungan dan Pengawetan, Balai Besar KSDA Sumatera Utara, menjelaskan bahwa sebelumnya, pada Senin (7/8), petugas mendapat informasi tentang keberadaan seekor Elang Brontok yang dipelihara oleh warga.

Global Tiger Day (GTD) atau peringatan Hari Harimau Sedunia, merupakan peringatan tahunan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap konservasi harimau di dunia. Salah satu tujuan peringatan GTD, sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Kehutanan Nomor 45/2007 tentang Strategi dan Rencana Aksi Konservasi Harimau, adalah untuk meningkatkan dukungan masyarakat luas terhadap upaya konservasi harimau baik di dalam maupun pada tataran global.

Balai Besar KSDA Sumatera Utara kembali melakukan penyelamatan 1 (satu) ekor Kucing Hutan (Felis bengalensis) di Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang. Bermula dari adanya laporan warga masyarakat yang melihat keberadaan Kucing Hutan tersebut, dan segera melaporkannya ke Balai Besar KSDA Sumatera Utara.